Kamis, 29 September 2011

CARA PEMBERIAN PAKAN IKAN LELE


DAPATKAN BUKU - BUKU PETERNAKAN 

PESAN ONLINE : KLIK GAMBAR ATAU VIA SMS 0852.57090.372  

(Judul Buku/Kategori, Kabupaten & Propinsi)


Mengetahui tata cara pemberian pakan lele merupakan hal yang sangat penting dan berpengaruh sangat besar dalam kesuksesan produksi budidaya ternak lele. Sebaliknya, kesalahan dalam tata cara pemberian pakan lele dapat berakibat buruk, dari benih atau bibit lele yang mudah terserang penyakit sampai kondisi yang paling fatal yaitu kematian pada ikan lele yang dibudidayakan. Banyaknya keluhan dari para pengusaha ternak atau budidaya lele tentang penyakit yang menjangkit lele peliharaan mereka sebagian besar diakibatkan dari kurang atau mungkin sama sekali belum mengetahui tentang tata cara pemberian pakan lele yang baik dan benar, adapun tata cara pemberian pakan lele dapat dibagi menjadi :
1.    Waktu Pemberian Pakan
2.    Persiapan Pemberian Pakan
3.    Cara Memberikan Pakan

Tata cara pemberian pakan lele pada segmen pembenihan dan pembesaran tidak terlalu banyak perbedaan, perbedaan paling mendasar hanya pada pakan alami dan pakan tambahan. Pada segmen pembenihan ada pemberian pakan alami berupa cacing sutera pada saat larva berumur lima hari, sementara pada segmen pembesaran jarang sekali ada pembudidaya yang meberikan cacing sutera, sementara pada segmen pembesaran, pemberian pakan tambahan berupa ayam tiren, ikan runcah dan lainnya. Kita akan coba menjelaskan satu persatu dari ketiga bagian tata cara pemberian pakan lele.

1.     Waktu Pemberian Pakan
Dalam tata cara pemberian pakan lele, mengetahui waktu pemberian pakan merupakan hal yang sangat penting, selain harus mengatur waktu pemberian pakan lele sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan, baik yang menggunakan tiga kali sehari atau lima sampai dengan enam kali sehari (Setiap 3 jam). Yang sangat penting dan harus diperhatikan adalah pemberian pakan lele tidak boleh dimulai terlalu pagi, atau lebih jelasnya, jangan memberikan pakan pada lele sebelum jam sembilan pagi. Kenapa demikian? Berdasarkan penelitian pada waktu pagi sebelum jam sembilan, permukaan air kolam masih tercemar oleh zat-zat yang merugikan yang dibawa oleh udara, jadi jika kita memberikan pakan pada saat yang terlalu pagi, maka pakan akan bercampur dengan zat-zat tersebut sehingga menjadi racun dan berbahaya bagi kesehatan ikan. Dengan menunggu hingga jam sembilan, diharapkan sudah cukup waktu  untuk zat-zat tersebut menguap karena disinari oleh matahari. Adapun penyakit yang bisa ditimbulkan dari kebiasaan memberikan pakan yang terlalu pagi adalah radang insang, diakibatkan oleh parasit karena ikan memakan pakan yang telah tercemar oleh zat-zat yang merugikan.

2.    Persiapan Pemberian Pakan
Walaupun terlihat sepele, persiapan pemberian pakan juga merupakan faktor yang tidak bisa dilupakan dalam tata cara pemberian pakan lele. Persiapan pemberian pakan untuk pakan yang berbentuk pelet, sebaiknya para pengusaha ternak lele harus membiasakan membibis pakan pelet yang akan diberikan (kecuali pelet tenggelam), Bibis adalah proses membasahi pelet dengan air dianjurkan dengan air hangat), gunanya agar pelet mengembang, sehingga ikan lele yang mempunyai sifat rakus tidak akan memakan pelet terlalu banyak atau berlebihan, jika kita memberikan pelet dalam kondisi kering, lele akan terus saja menyantap pelet dengan rakus, terlalu banyaknya lele menyantap pelet kering yang belum mengembang akan berakibat fatal, karena pelet-pelet tersebut akan mengembang dalam perut lele, kondisi ini akan berakibat buruk pada kesehatan lele bahkan bisa mengakibatkan kematian.

Adapun tata cara pemberian pakan lele untuk pakan tambahan persiapannya adalah dengan cara mengolah atau membersihkan pakan tersebut dengan baik, misalnya jika kita membeli cacing sutera dari toko ikan atau pengepul, sebaiknya cacing-cacing tersebut dicuci atau dibilas sebelum disebar ke kolam. Atau jika kita menggunakan ayam tiren pada segmen pembesaran, sebaiknya ayam tersebut direbus, jangan dibakar, karena jika dengan proses membakar, biasanya yang matang/hangus hanya bagian kulitnya saja, sementara bagian dalamnya belum matang, sehingga masih terdapat zat-zat yang berbahaya untuk kesehatan ikan, sementara jika prosesnya dilakukan dengan cara merebus, biasanya ayam tiren akan matang secara keseluruhan dan aman dikonsumsi oleh lele.

3. Cara Memberikan Pakan
Cara memberikan pakan yang baik juga wajib diketahui oleh para pelaku usaha ternak lele agar tata cara pemberian pakan lele menjadi lengkap dan tepat guna.

a. Cara memberikan pakan yang berbentuk pelet apung harus dilakukan dengan cara menyebar pelet menjadi tiga bagian, untuk mudahnya kita umpamakan tiga bagian kolam adalah ujung kanan, tengah dan ujung kiri, langkah pertama adalah sebar pelet secukupnya pada sisi ujung kanan kolam, setelah pelet habis, sebar lagi secukupnya pada sisi tengah kolam, setelah habis sebar lagi pada sisi ujung kiri kolam, lakukan proses tersebut sampai ikan lele kenyang, cirinya adalah terlihatnya beberapa butir pelet yang tersisa pada saat ditebar dipermukaan kolam. Metode pemberian pakan seperti ini dilakukan agar ikan lebih aktif bergerak, sehingga membantu pertumbuhan ikan, selain itu, dengan cara ini para pelaku usaha ternak lele juga dapat mengontrol tingkat responsif ikan lele.

b.    Untuk pelet tenggelam cara memberikannya berbeda, pelet tenggelam tidak disebar, melainkan hanya ditebarkan pada satu titik, sesuai namanya sifat pelet tenggelam akan tenggelam pada saat ditebar, jadi tebarkanlah sedikit-sedikit, karena lele termasuk ikan yang suka mengejar pakan yang bergerak, jadi dikhawatirkan pelet yang terlanjur tenggelam tidak akan dimakan, jika pada titik pemberian pakan pelet tenggelam respon ikan sudah nampak menurun, sebaiknya pemberian pakan dihentikan, ulangi dan lakukan lagi prosesnya pada setiap pemberian pakan pelet tenggelam.

c.    Pada segmen pembenihan, pakan alami seperti cacing sutera diberikan dengan cara disebar di sudut, di sisi dan di bagian tengah kolam, cacing sutera yang telah dibersihkan/dibilas lalu diambil seujung tangan kemudian diletakkan pada titik yang berbeda, tehnik ini sangat efektif karena larva lele yang berjumlah ribuan yang tersebar di seluruh bagian kolam akan rata mendapatkan makanan. Sementara pada segmen pembesaran, pemberian pakan tambahan seperti ayam tiren sebaiknya digantung, hal ini dilakukan agar meminimalisasikan sisa tulang yang berserakan pada dasar kolam, dengan cara seperti ini, tulang yang tersisa di tali gantungan dapat segera dibuang, sisa tulang yang berserakan bisa sangat berbahaya bagi pelaku ternak lele pada saat panen atau menguras kolam, karena bisa saja terinjak dan melukai kaki atau dapat merobek terpal bagi pengguna kolam terpal.

Semoga saja ulasan ini bermanfaat, diharapkan dengan diterapkannya cara pemberian pakan lele yang baik dan benar, para pelaku usaha ternak lele dapat mencegah resiko lele terserang penyakit atau kerugian lainnya, sehingga angka kematian lebih dapat diminimalisir dan dapat mencapai target produksi yang diinginkan, karena pada prinsipnya, mencegah itu sangat jauh lebih berguna dari pada mengobati, sukses untuk seluruh pengusaha ternak lele Indonesia, salam.

sumber : ternaklele.com

GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

Rabu, 28 September 2011

TIPS PANDUAN DAN CARA BETERNAK AYAM KALKUN


Published Saturday, January 2, 2010 By . Under Kalkun  Tags: , , , , , , ,


Kalkun 1 300x195 Kalkun

Kalkun atau ayam kalkun adalah sebutan untuk dua spesies burung berukuran besar dari ordo Galliformes genus Meleagris.
Kalkun betina lebih kecil dan warna bulu kurang berwarna-warni dibandingkan kalkun jantan. Sewaktu berada di alam bebas, kalkun mudah dikenali dari rentang sayapnya yang mencapai 1,5-1,8 meter.
Spesies kalkun asal Amerika Utara disebut M. gallopavo sedangkan kalkun asal Amerika Tengah disebut M. ocellata.

Kalkun hasil domestikasi yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari spesies M. gallopavo yang juga dikenal sebagai kalkun liar (Wild Turkey). Sedangkan spesies M. ocellata kemungkinan adalah hasil domestikasi suku Maya. Ada orang yang berpendapat kalkun yang diternakkan untuk diambil dagingnya berasal dari kalkun suku Maya. Alasannya kalkun suku Maya lebih penurut dari kalkun liar asal Amerika Utara, tapi teori ini tidak didukung bukti morfologis. Kalkun hasil domestikasi mempunyai pial (bagian bergelambir di bawah paruh) sebagai bukti bahwa kalkun negeri berasal dari kalkun liar M. gallopavo. Kalkun M. ocellata yang dipelihara orang Maya tidak memiliki pial.
Kalkun liar merupakan hewan buruan di Amerika Utara, tapi tidak seperti kalkun negeri, kalkun liar gesit

Kalkun 2 300x276 Kalkun

Kalkun dalam berbagai bahasa

Ketika kalkun pertama kali ditemukan di Amerika, orang Eropa salah mengenalinya sebagai burung asal Afrika Numida meleagris yang juga dikenal sebagai “ayam turki” karena diimpor dari Eropa Tengah melalui Turki. Dalam bahasa Inggris, kalkun tetap disebut sebagai “Turkey” hingga sekarang. Kalkun termasuk genus Meleagris yang dalam bahasa Yunani berarti “unggas asal Guinea”.
Nama-nama dalam berbagai bahasa dunia untuk kalkun hasil domestikasi juga mencerminkan nama negeri asal kalkun yang “eksotik” menurut orang zaman dulu. Sekaligus terlihat kebingungan orang zaman dulu tentang negara asal kalkun. Pada waktu, orang percaya lokasi benua Amerika yang baru saja ditemukan terletak di Asia Timur. Selain itu, orang zaman dulu suka menamakan binatang dengan nama-nama tempat yang jauh dan eksotis supaya bisa dijual mahal.
Kalkun merupakan ejaan bahasa Indonesia untuk bahasa Belandakalkoen” yang diambil dari nama kota Kalikut di India. Sedangkan Ayam Belanda merupakan sebutan bahasa Melayu untuk kalkun. Dalam bahasa Denmark dan Norwegia, kalkun juga disebut sebagai kalkun, atau kalkon (bahasa Swedia), Kalkuun (bahasa Jerman hilir), kalkkuna (bahasa Finlandia), dan kalakuna dalam bahasa Papiamento.
Kalkun 3 betina 237x300 Kalkun

Reproduksi aseksual

Kalkun diketahui mempunyai kemampuan unik dalam melakukan reproduksi aseksual. Walaupun tidak ada kalkun pejantan, kalkun betina bisa menghasilkan telur yang fertil. Anak kalkun yang dihasilkan sering sakit-sakitan dan hampir selalu jantan. Perilaku ini bisa mengganggu proses inkubasi telur di peternakan kalkun.[1].

Fosil kalkun

Sebagian besar jenis-jenis kalkun sekarang sudah tinggal fosil saja. Subfamilia Meleagridinae diketahui berasal dari zaman Miosen awal dan mempunyai genus Rhegminornis (zaman Miosen awal) dan Proagriocharis (zaman Miosen akhir/Pliosen awal). Fosil kalkun yang genusnya tidak diketahui tapi mirip dengan Meleagris diketahui berasal dari zaman Miosen akhir.
Daftar kalkun yang hanya diketahui dari fosil saja:
  • Meleagris sp. (zaman Pliosen awal)
  • Meleagris leopoldi (zaman Pliosen akhir)
  • Meleagris progenes (zaman Pliosen akhir)
  • Meleagris sp. (zaman Pliosen akhir)
  • Meleagris anza (zaman Pleistosen awal)
  • Meleagris californica (zaman Pleistosen akhir)
  • Meleagris crassipes (zaman Pleistosen akhir)
Hewan ternak yang termasuk unggas seperti ayam, angsa dan bebek ini saat ini sudah mulai banyak diternakkan dalam peternakan besar yang terintegrasi


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

PANDUAN DAN CARA BUDIDAYA PAKAN ALAMAI IKAN LELE "Magot"


Maggot adalah bahasa kerennya Belatung/Larva Lalat. Pembuatannya sangat sederhana. Hanya memanfaatkan Limbah sayur-mayur yang dibusukkan.

Cara pembuatannya adalah sebagai berikut:
Siapkan karung bawang yang ada pori-porinya
Masukkan ke karung bawang tersebut Limbah sayur-mayur yang mudah didapat dari pasar-pasar tradisional dengan gratis (hanya perlu biaya transport berupa bensin motor atau biaya angkut mobil pick up.
Susun rata di sebidang tanah kosong karung-karung yang telah terisi limbah sayur masyur tersebut.

Siapkan rebusan air yang telah dicampur 1 ekor ikan atau 1 ekor cumi, dan siramkan ke atas media karung tersebut secara merata. Tujuannya adalah mengundang Lalat Hijau untuk dating berkunjung dan menikamti hidangan lezat yang kita sajikan J
Biasanya sambil menikmati hidangan tersebut, Lalat hijau akan meletakkan telurnya diatas media karung tersebut
Siram setiap hari Karung tersebut dengan air yang telah dicampur Prebiotik agar Limbah sayur tersebut cepat membusuk.
Dalam 3 hari sudah terlihat Larva Lalat yang menetas dan memakan limbah sayr yang busuk tersebut.
Jadikan Pakan alami yang berprotein tinggi kepada ikan.
Catatan: Harap diperhatikan aroma yang timbul dari proses pembusukan ini karena kalau lokasi budidaya ikan ini dekat dengan lokasi pemukiman dikhawatirkan akan nada protes dari warga sekitar. Namun jika lokasi jauh dari penduduk maka proses ini sangat baik untuk dilanjtkan karena biaya pakan akan sangat murah dan ikan cepat besar.
sumber :
LAM-Community Deplovement

Maggot, Simbol Perlawanan Pembudidaya Ikan
Rabu, 13 Oktober 2010 | 03:36 WIB
Sumber : www.kompas.com
Sejak puluhan tahun lalu, Desa Pengadang, Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, dikenal sebagai penghasil berbagai jenis ikan air tawar untuk Kabupaten Sanggau hingga ke wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia.
Namun, pada pertengahan tahun 2009, usaha budidaya berbagai jenis ikan air tawar itu gulung tikar karena kenaikan harga pakan. Kini, usaha budidaya kembali menggeliat berkat keberhasilan percobaan penggunaan maggot (larva lalat hutan) sebagai pakan alami.
Ketua Kelompok Tani Semangat Baru, Desa Pengadang, Aleng mengatakan, harga pakan ikan buatan pabrik mencapai Rp 9.000 per kilogram dari semula hanya Rp 4.500 per kilogram pada akhir tahun 2008. ”Para pembudidaya tidak memiliki pilihan selain menutup usaha budidaya karena keuntungannya sangat kecil,” kata Aleng, pertengahan September lalu.
Maka, begitu ada tawaran dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat untuk membuat percontohan penggunaan maggot sebagai pakan alami pada Mei 2010, para pembudidaya langsung menyambut baik. Di Kampung Munyau, Desa Pengadang, uji coba pembiakan maggot dilakukan. Setelah dihitung, ternyata ongkos produksi maggot memang jauh lebih kecil dibandingkan dengan harga pakan ikan dari pabrik.
Dedi Sulardi, pendamping kelompok tani di Munyau, menuturkan, ongkos produksi maggot hanya Rp 3.500 per kilogram. Maggot bisa dibiakkan dengan menggunakan limbah pengolahan minyak kelapa sawit. Kebetulan, di Sanggau terdapat banyak pabrik kelapa sawit yang menghasilkan limbah pengolahan sehingga ongkos produksi bisa ditekan.
”Pembudidaya dan pabrik saling membutuhkan karena limbah itu sebetulnya merepotkan pabrik. Setiap hari limbah terus bertambah tanpa bisa diolah,” kata Dedi.
Dedi menambahkan, maggot yang bisa diproduksi sendiri oleh para pembudidaya itu sudah diuji di laboratorium. Hasilnya, kandungan protein maggot bagus, bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan pakan pabrik. Kandungan protein itu diturunkan dengan mencampurkan sejumlah bahan alami.
Pembudidaya ikan air tawar di Munyau, Benyamin (46), mengatakan, maggot dapat memberi harapan baru untuk kelanjutan usaha budidaya ikan tawar.
”Kami sempat putus asa karena harga pakan naik terus hingga akhirnya kami bangkrut. Sekarang, maggot bisa mengembalikan usaha budidaya ikan yang menjadi pekerjaan turun-temurun di sini,” kataBenyamin.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Barat Gatot Rudiyono beberapa waktu lalu mengatakan, untuk wilayah pedalaman, budidaya ikan air tawar merupakan usaha menjanjikan. ”Konsumennya ada, tetapi pasokannya terbatas. Kami sempat khawatir setelah budidaya ikan air tawar di Sanggau gulung tikar akibat kenaikan harga pakan,” kata Gatot.
Semenjak budidaya ikan air tawar gulung tikar akibat kenaikan harga pakan, ikan patin selundupan dari Serawak, Malaysia, membanjiri pasar di Kabupaten Sanggau.
Dengan pakan maggot, para pembudidaya kini mampu memproduksi lagi ikan tawar yang mencapai puluhan ton setiap bulan sehingga bisa mengambil alih pasar yang semula dikuasai oleh ikan selundupan dari Serawak.
Selain maggot yang menjadi pakan alami ikan air tawar, para pembudidaya juga mendapatkan keuntungan lain berupa ampas limbah pembiakan maggot. Ampas yang sudah tidak digunakan untuk membiakkan maggot, setelah diteliti, ternyata memiliki unsur hara tinggi.
Aleng mengatakan, limbah pembiakan itu sama bagusnya dengan pupuk organik yang dijual di pasaran. ”Sejak Agustus lalu kami mulai membuka lahan tidak produktif di sebelah Kampung Munyau untuk ditanami sayuran organik,” kata Aleng.
Lahan sekitar 5 hektar di Kampung Munyau sudah memproduksi sayuran organik secara rutin sejak September lalu. Dengan maggot, para pembudidaya tidak hanya berhasil melawan ”penjajahan” pakan pabrik, tetapi bisa memproduksi sayuran organik yang bernilai ekonomi tinggi.


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

Minggu, 25 September 2011

Sumber Sangkar Burung Serdang Bedagai Sumatera Utara

Anda Hobby Pelihara Burung? Temukan dan dapatkan sangkar burung dengan harga murah dan berkualitas hanya di:


Toko Maju Bersama 
Jl. Sudirman 242 (Simpang Bedagai - Depan Indomaret) Sei Rampah Serdang Bedagai Sumatera Utara.


Pesan Online Hubungi URL berikut:
http://www.facebook.com/pages/Sumber-Sangkar-Burung-Serdang-Bedagai-Sumatera-Utara/196921617047220


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

SUMBER KANDANG AYAM DI SEI RAMPAH SERDANG BEDAGAI SUMATERA UTARA


Bagi rekan-rekan peternak, dan juga rumah tangga yang memiliki ayam, bebek, dan bibit unggas lainnya dapat membeli berbagai macam jenis kandang di sini. Tersedia dalam beberapa tipe, ukuran, dan fungsi.






Toko Maju Bersama Pakan dan Alat Peternakan
Jl. Sudirman 242 (Simpang Bedagai - Depan Indomaret) 
Sei Rampah Serdang Bedagai Sumatera Utara.
HP.: 0852.57090.372

Pesan Online via Facebook Hubungi URL berikut:



GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

BELAJAR BETERNAK IKAN GURAMI (A-Z)


Pengantar:
Ini tulisan menarik tentang serba-serbi beternak gurami oleh kawan Mimbar Seputro. Semoga bermanfaat.
Saya Mimbar Bambang Seputro, 47, ingin membagi pengalaman dalam beternak ikan Gurami. Karena saya mulai dari nol besar, tiba-tiba harus menghadapi kenyataan bahwa ada suatu bidang usaha yang berbeda dengan bidang usaha sebelumnya. Betapa tidak, hampir 20 tahun saya bekerja di sebuah perusahaan jasa tiba-tiba saya harus bergelut dan melayani mahluk bernama ikan Gurami. Padahal yang lulusan sekolah spesial ikan-pun banyak yang menyimpang kearah jalan yang “tidak sesat”.
Lokasi saya beternak ada di daerah Citayam, Bogor, tempat dimana para petani beternak ikan mulai dari Gurami, Lele, Mas, Tawes, Patin, Nila dan segala macam ikan. Petani-petani sederhana sampai kaya raya ini patut diberi acungan jempol sebagai Universitas Perjuangan Hidup.
Cuma waktu itu krisis moneter melanda para penduduk. Banyak peternak yang bangkrut lalu pindah haluan. Celah ini saya manfaatkan sehingga saya bisa memilih peternak yang masih bertahan, dan biasanya yang teruji kualitas kepakarannya. Segi positif lainnya, gurame adalah vegetarian, sehingga makanan utamanya sejenis daul keladi, di jabar- namanya “sente” banyak tersedia, kami tinggal meminta ijin pemiliknya untuk ikut membersihkan halaman kebunnya.
Namun sayang, ketika saya mencari informasi di Website, ternyata minim sekali informasi yang saya dapatkan. Saya mencoba mencari dengan search engine dengan mengombinasikan kata “gourami” menjadi “gurami”. Salah-salah saya malahan dapat software Gourami yang tidak ada hubungannya dengan ikan Gurami.
Lalu saya mulai baca buku-buka dalam bahasa Indonesia, waw buku pertama menarik, tetapi ketika mulai baca buku yang lain, mulai bingung sebab satu sama lain kadang-kadang berbeda. Tapi perbedaan itulah kekuatan. Ikutan bahasa para politisi kita.
Secara kebetulan ada kolam seluas 400 meter persegi yang sudah “ditinggalkan” oleh pengelolanya terdahulu. Alasannya harga ikan yang jatuh, banyak penyakit menyerang, di jarah orang jahat, tertipu dan banyak lain alasan yang membuat saya berfikir dua tiga kali untuk terjun ke area per guramian. Saya harus cari alasan yang tidak ada hubungannya dengan perikanan. Di rumah sangat sederhana tempat kami menginap, Saya dapatkan, seorang bapak muda dengan dengan isteri berumur 16 tahun dan anak bayinya, seorang ibu dengan cucunya yang semuanya semula bergantung hidup dari kolam ini. Tekad saya semakin kuat, saya akan terjun ke dunia perikanan. Lagian, kalau kontrak dengan maha kuasa sudah dijalani 47 tahun tetapi kontrak dengan perusahaan tingal bisa dihitung dengan kedua jari.
Mulailah tabungan di ATM di dodol, dengan rasa was-was, kalau ini gagal juga habislah awak, tapi mudah-mudahan tidak dedel duwel. Kolam sudah tersedia ada, air lumayan banyak, tinggal cari benih ikan dari petani setempat.
Ah kebetulan kami berkenalan dengan seorang pemuda bernama Abel, yang belakangan ini mepet terus kepada kami. Abel tinggal dengan neneknya yang juga rumah kami berdekatan. Abel inilah yang mengatakan bahwa janganlah karena panen sekali gagal lalu stop jadi petani. Orang naik sepeda juga bisa jatoh, katanya.
MENYIAPKAN KOLAM GURAMI

Menyiapkan KOLAM IKAN, saya bingung setengah mampus (maafkan bahasa saya ikutan para ABG), kolam is kolam, end of story. Isi air yang banyak, masukkan ikan, sama halnya seperti memasukkan ikan di akuarium atau bak mandi kita sehari-hari.
Buku saya baca lagi, learning by doing kata orang Inggris. Kolam harus dekat rumah, maksudnya mudah pengawasannya. Terutama sekali itu lho, ngintipin ikan gurame berahi, dengan harapan kita mendapatkan banyak telur yang kemudian menetas menjadi “gonada”- baby gourami. Oooo itu….
Oh masih banyak lagi, selain manusia jahil, banyak musuh ikan yang lain, binatang sejenis lingsang, burung blekok, burung elang, ular, bahkan kodok budug-pun menjadi musuh sang Gurami. Kalau anda menonton filem discover, anda bilang “oh itu hukum alam, mereka musti memangsa binatang lainnya, agar mereka hidup”. tapi dalam perikanan its totally different things!. Anda tidak akan membiarkan terjadi, biarlah hukum alam terjadi, tapi jangan disini, di balongku, di tebatku.
Mula-mula kolam dipaculi dan dibentuk pematang-pematang yang berbentuk trapesium. Bentuk trapesium sudah diterima masyarakat luas, maksudnya massa air biasanya lebih menekan dibagian bawah daripada bagian atas. Apalagi dibagian bawah sering longsor, dilubangi oleh belut, lele, kepiting nakal dan bandelnya minta ampuun.
Kemiringan kaki trapesium biasanya 45 derajat, kata Zulkifli Jangkaru, tapi pak Slamet Soeseno bilang lain lagi. Bagian luar boleh tegak lurus, bagian dalam agak landai 1: 1,5 atau 1:1,75
Kolam-kolam kita nantinya akan diisi air sampai 60 cm. Jadi dengan pematang, bibir tegalan maka paling tidak 80-90 cm dianggap cukup ideal. Setelah tanah di cangkuli, biasanya dibiarkan kering sampai retak-retak, biar kalau ada hama pengganggu ikut mati kepanasan. Tapi Kalau ternyata masih ada yang staminanya kuat, dibantu dengan pemberian “cengkaling” sejenis kapur beracun, yang disebarkan disudut dan penjuru kolam. Biasanya belut, udang, kepiting pada kepanasan dan keluar untuk ditangkap para petani dan dibantai seperti layaknya dukun santet.
Kolam kemudian didiisi air, dibiarkan semalaman agar racu-racun “cengkaling” nya luntur kehebatannya lantaran mengendap. Kemudian air dibuang dan kolam dikeringkan sekali lagi. Maka kolam siap dipergunakan.
Air umumnya berlimpah, tetapi mengingat sistem pengairan kita dasarnya dalah gotong royong, maka kerja sama dengan penduduk setempat yang sesama petani harus terjaga. Kapan pembagian air, kapan kita harus menahan diri. Semua tidak tertulis dibuku, tetapi dijalankan secara turun temurun. Peternak harus mau “siskamlong”, sistem keamanan pengairan balong, modalnya lampu senter dan sebungkus rokok serta komunikasi.
Kalau air sudah masuk, harus di saring agar supaya ikan gabus, lele, kepiting, kodok budug, udang bisa masuk kedalam kolam kita. Biasanya dipipa pralon para petani memasang saringan (sosok) yang terbuat dari anyaman bambu. Air ditunggu sampai tingginya 60 cm, baru sisanya dialirkan ketempat lain atau ke parit pembuangan.
Secara teori, ikan gurami menyukai air dengan kadar keasaman 6,5 sampai 7.0 dan suhu air 24-28 derajat Celcius.
Di habitatnya, gurami hidup di rawa-rawa, ini bisa dilihat bahwa gerakan Gurami umumnya vertikal. Anggun dan hanya menimbulkan suara haluuuus sekali, kecuali kalau dia terkejut.
Makanan GURAMI
Seperti dikatakan bahwa Gurami adalah mahluk Vegetarian, atau kata anak saya Herbivor. Keuntungannya segala macam daun-daunan yang lembut strukturnya bisa di “empan” kan kepada gurami dewasa.
Petani-petani jabar, selalu menjemur daun-daun yang akan diberikan kepada peliharannya terlebih dahulu sehingga layu, dengan demikian getah yang beracun bisa dinetralisir.
· Daun talas/keladi atau sente (jabar) yang tua, biasanya seberapapun makanan ini diberikan, akan ditarik-tarik oleh gurami sampai tinggal tulang-tulangnya.
Dianjurkan menanam sendiri talas ini di tegalan kolam, dihalaman rumah, karena gurame tidak bisa hidup tanpa keladi, sampai menjadi tua-tua keladi.
· Daun ketela Singkong
· Daun Pepaya
Kurang dianjurkan diberikan untuk biang Gurame karena merusak kantung telur.
· Daun Kangkung
· Daun ubi jalar
juga tidak dianjurkan untuk diberikan kepada biang gurame.
· Ketimun
· Tauge, bisa tauge kacang hijau, tauge kacang merah dan tauge dari bibit padi muda.
· Labu
· Talas
· Pellets
Beberapa peternak membuat sendiri pellet yang terdiri Katul, tepung ikan, bungkil kedelai, protein Tepung Daging dan tambahan 10 tablet anti biotik untuk per 100 kg pelet.
· Jagung rebus. Sangat baik untuk mempercepat kematangan “gonade” sehingga memperpendek waktu pemijahan. Jumlah jagung rebus yang diberikan 3-5% berat badan induk. Menurut Heru Susanto, telur yang matang pada usia 45-60 hari bisa diperpendek menjadi 25-30 hari.
Cara pemberiannya dengan menempatkan jagung pada anyaman bambu 0,5 x 0,5 meter, lalu ditenggelamkan sekitar 15 cm dengan jarak 0,5 m dari pinggir kolam. Pilih tempat yang terlindung dan tempat ikan berkumpul.
Sekalipun kita beranggapan bahwa gurame adalah mahluk vegetarian, tetapi mereka tidak menolak anak semut (kroto), dedak, ampas tahu, bungkil kacang. Bahkan beberapa petani memasang lampu teplok dipinggiran kolam jika dilihatnya banyak serangka beterbangan.
Serangga-serangga ini tertarik kepada cahaya lampu, dan ketika mereka mendekat lalu jatuh, maka gurame dengan suka cita melahapnya.
Telor Gurami

Sebelum ikan gurami mampu bertelur, tentunya ikan harus dimasukkan secara berpasangan dan kawin secara masal. Kawin campur dalam kolam tidak dibicarakan disini.
Sebagai “rule of thumb”, seekor biang gurami memerlukan kavling 15-20 meter persegi. Pemacek (pejantan) boleh mengawini empat ekor biang. Mengintip gurami pacaran kata yang sering melihat adalah pengalaman mengasyikkan. Bila pejantan sudah mulai mengejar yang biang, maka kolam pemijahan harus disiapkan. Setahun, ikan bisa bertelur sampai dua kali.
Beberapa petani berpengalaman bahkan bisa mencium bau amis yang ditimbulkan dari kolam sebagai tanda kesiapan berpijah peliharaannya.
Perbaikan Kolam
Kolam harus sudah dikeringkan, dan ditaburi kapur 100-200 gr/meter persegi guna membunuh
hama dan parasit.
Kedalaman kolam harus 60-100 meter persegi
Mempersiapkan sarang, di Jawa Barat, petani biasanya menyiapkan pengki atau sosok yang terbuat dari anyaman bambu, atau membuat lubang bergaris tengah 30 cm sedalam 35 cm untuk merangsang gurami menaruh telur ditempat yang sudah disediakan. Untuk bahan pembuatan sarang dapat menggunakan ijuk halus atau sabut kelapa. Petani Jawa Barat bahkan membuat bahan sarang dari karung plastik yang sudah di cabik-cabik memanjang seperti kertas pelindung barang pecah belah.
Supaya tidak bertebaran di dalam kolam, maka ijuk yang sudah direndam semalaman dan disisir halus, dijepit dengan sebilah bambu secara longgar agar supaya mudah ditarik-tarik oleh ikan. Banyaknya ijuk sekitar 1-1,5 kg untuk sebuah sarang.
Untuk mengetahui bahwa gurami sudah bertelur, masukkan lidi kedalam sarang, perhatikan apakah ada lapisan minyak keluar dari sarang untuk memastikan bahwa telur sudah ditempatkan didalamnya
Penetasan Telur Gurami
Membiarkan telur menetas secara alami biasanya tidak membawa hasil yang menggembirakan. Campur tangan petani sangat diperlukan.
Memetik Sarang.
Mengambil telur dari sarangnya harus dilakukan secara perlahan-lahan. Bawa ember berisi air , lalu dekatilah sarang seperti orang mau menangkap burung, sebab sarang selalu dijaga oleh orang tuanya, sehingga diperlukan keahlian khusus.
Cara membawa sarang harus dengan tutup sarang berada diatas. Membersihkan telur.
Telur harus dipisahkan dari kotorannya. telur yang baik berwarna kuning mengkilat, sedangkan yang busuk berwarna putih susu dan keruh. Ambil hanya telur yang baik.
Penetasan di petakan kolam
Kolam yang dipakai biasanya yang berukuran kecil atau lebih sering dinamakan “anak kolam” atau petakan kolam.
Kolam petakan terlebih dahulu harus disterilkan dengan cara mengeringkan dasr kolam, pemberian kapur sebanyak 100-200 gram per meter persegi, pemberian pupuk kandang 150-200 gr per meter persegi, pemberian pupuk urea 15-20 gr per meter persegi sehingga terciptta suasana kolam yang bersih, namun subur akan mikroorganisme yang dibutuhkan ikan kelak.
Alirkan air kedalam kolam setinggi 35 cm dan biarkan sekitar 7-10 hari untuk memberikan kesempatan makanan alamiah pythoplankton berkembang biak dan menetralkan racun akibat pemupukan dan pengapuran.
Setelah telur dimasukkan kedalam kolam diberi tenda untuk melindungi telur dari sengatan terik matahari, dalam jangka waktu 20-30 hari akan muncul larva gurami. Cara ini memiliki kelemahan seperti sulit mengontrol adanya jamur parasit, kondisi air yang berubah-ubah, ancaman hama pengganggu terhadap larva yang masih lemah.
Penetasan dalam wadah
Cara ini sekalipun memerlukan perhatian terus menerus namun hasilnya lebih memuaskan karena selain lebih aman dari hama penyakit pengawasannya lebih mudah, sehat dan kaya oksigen serta lebih banyak kemungkinan telur menetas.
Siapkan gentong, jamban dari tanah liat sebanyak dua buah, satu sarang memerlukan dua gentong. Lalu isi dengan air jernih sekitar separuh lebih sedikit.
Letakkan gentong terapung diatas kolam penetasan, beri atap agar supaya tidak terkena air hujan yang bisa menggagalkan telur.
Usahakan agar mendapat matahari pagi
Pindahkan sarang yang berisi telur kedalam gentong. lalu uraikan ijuk dan telur akan jatuh kedalam gentong.
Letakkan daun tebu diatas permukaan air dalam gentong.
Air dalam pasu diganti setiap dua kali sehari. Caranya, masukkan saringan halus kedalam air. Air yang terkumpul di dalam saringan dikeluarkan melalui selang. Usahakan pergantian secara bertahap sehingga tidak terjadi goncangan pada telur dan tidak terjadi perubahan suhu mendadak.
Minyak yang mengapung dalam gentong sebaiknya dibuang
Lama penetasan adalah 2 minggu, telur yang tidak menetas (busuk) dibuang karena akan mencemarkan air.
Selesai menetas biarkan anak gurami selama 10 hari dan jangan diberi makan.
Setelah 10 hari diberi dedak campuran kuning telur.
Anatomi Kolam GURAMI
<!–[if supportFields]>PRIVATE<![endif]–><!–[if supportFields]><![endif]–>Pengetahuan mengenai anatomi kolam dibutuhkan agar terhindar kesalahan konstruksi setelah kolam diisi ikan.
PEMATANG
Membuat sebuah kolam sebetulnya membuat pematang atau tegalan. Bentuk pematang yang disukai dewasa ini adalah trapesium yang melebar di bagian bawahnya. Pematang retak atau bocor harus segera ditambal dengan tanah liat. Belut atau kepiting suka membuat lubang di pematang sehingga harus ditutup secepatnya. Pada saat bertelur nanti, gurami cenderung mengorek lunag berukuran 30 cm sedalam 30 cm sehingga hal-hal seperti ini harus diantisipasi oleh peternak.
Idealnya bagian atas pematang dibuat selebar 1 meter, bagian bawahnya 1,5 meter dengan ketinggian 1 meter.
Tegalan ini nantinya ditanami rumput untuk mencegah kelongsoran dan tanaman keladi, tanaman singkong yang bisa dimanfaatkan sebagai catu makanan gurami.
SALURAN MASUK AIR
Parit-parit air dibuat harus lebih tinggi daripada kolam. Bila air dibendung dengan bendungan sementara yang terdiri dari tumpukan bata, batu, papan dan bambu, maka permukaan air akan naik sehingga bisa mengairi kolam. Untuk menahan parit agar tidak longsor, sisi parit di tahan dengan anyaman bambu.
SALURAN PEMBUANGAN AIR atau drainase
Saluran pembuangan atau drainase sangat vital, biasanya saluran ini harus lebih besar sehingga kalau terpaksanya harus mengeringkan lebih dari satu kolam secara bersamaan, lubang saluran tidak kewalahan sampai sampai meluap.
Tentu saja saluran ini dibuat lebih rendah daripada kolam.
PINTU AIR MASUK
Dipilih yang terbuat dari bahan pralon 4″ yang dilengkali dengan elbo (knee) di kedua ujungnya. Kalau elbo ini diarahkan keatas bisa berubah fungsi sebagai pintu penutup. Sebuah saringan yang terbuat dari anyaman bambu kelak dipasang pada elbo sehingga berfungsi menyaring sampah, menyaring ikan gabus, sepat, ikan sapu-sapu yang tidak diinginkan memasuki kawasan kolam. Saluran air selain dibuat lebih tinggi dari 0,75 m, juga menjorok kedalam kolam sehingga terjadi efek grojogan, yang akhirnya merupakan suply oksigen
PINTU AIR KELUAR
Pintu ini harus dibuat agar supaya ikan kita tidak terbawa keluar.
KEMALIR
Sebuah parit kecil didalam kolam, tujuannya ketika kolam dikeringkan, ikan bisa digiring mengumpul kesuatu tempat yang lebih miring sehingga mudah ditangkap. Menurut Heru Susanto, ukuran yang ideal adalah lebar 40 cm, kedalaman 20 cm.
KOBAKAN
Sama dengan kemalir, hanya dibuat lebih lebar misalnya panjang 1 meter lebah 2 meter. Tujuannya ya untuk menangkap ikan.
PELATARAN
Pelataran adalah kata lain dari dasar kolam secara keseluruhan. Pelataran dibuat miring ke arah saluran pembuangan. Lumpur dalam kolam harus kaya akan unsur hara yang sangat dibutuhkan ikan.
Untuk mendapatkan harga yang baik, umumnya gurami dijual dalam keadaan hidup-hidup dan dagingnya tidak berbau lumpur.
Bau lumpur dalam tubuh Gurami diduga akibat senyawa geosmin akibat pekerjaan bakteri dan plankton. Dalam kolam yang tidak mengalir, akan terjadi penumpukan bahan organik secara terus menerus. Usia plankton sangat singkat, dan ketika mati menimbulkan bau busuk pada kolam dan pada ikan.
MENCEGAH BAU LUMPUR
Mengurangi intensitas matahari
Jenis plankton akan tumbuh cepat bila terkena sinar matahari. Jika separuh kolam diberi naungan, maka populasi plankton dapat ditekan.
Pemupukan yang seimbang
Pemberian pupuk N dan P dengan perbandingan 4:1 akan menghambat pertumbuhan alga biru. Dosis pemberian adalah 7-14 mg setiap meter kubik air dapat dilakukan setiap minggu
Pemberian pakan dalam jumlah yang tepat
Usahakan pakan ikan jangan sampai tersisa sebab akan menjadi penyebab peningkatan mikro organisme
Penyaringan air kolam
Penebaran ikan pemakan plankton
Ikan mola, nilem dan sepat memiliki kemampuan memangsa plankton yang baik. Hanya penebaran ikan pemangsa plangkton harus diperhatikan agr supaya tidak terjadi perebutan pakan.
Pengendalian secara Kimiawi. Dengan pemberian planktonsida kuprisulfan dan kuprisandoz.
MENGHILANGKAN BAU LUMPUR
Pemberaan
Selama 3-5 hari ikan disuruh berpuasa dalam air tawar yang mengalir. Hasil penelitian, gurami yang berbobot setengah kiloan setelah diberakan dalam air tawar selama 7 hari ternyata telah terbebas dari bau lumpur dan dagingnya menjadi lebih kenyal.
Pengolahan hasil Cara memasak gurami dengan menambahkan bumbu masak tradisional seperti kunyit, bawang merah, daun salam, dan serai dapat mengurangi bau lumpur dalam gurami.
JENIS GURAMI

Ikan Gurami (giant Gourami), diberi nama di jawa sebagai Gurameh, Brami, di Sumatera sebagai Kalui, dan di Kalimantan sebagai ikan Kali.
Ikan gurami (Osphronemus gourami) mempunyai bentuk gepeng (compressed), yang muda bersikap agresif, tetapi sifat ini akan berkurang sejalan dengan umur gurami.
Ikan gurami muda berdahi yang normal dan rata, semakin dewasa dahi ini makin tebal dan kelihatan menonjol. Pada ikan muda ada 8 buah garis tegak, yang akan hilang setelah ikan mulai menginjak dewasa.
Petani mengenal dua jenis gurami, yaitu Gurami Soang (angsa) ikan ini yang bisa mencapai panjang 65 centimeter dengan berat 8 kilogram. Jenis yang lain Gurami Jepang hanya mampu tumbuh 3,5 kilogram dengan panjang maksimal 45 centimeter. Strain (bakat) yang berbeda inilah yang harus diperhatikan (sayangnya sukar menengarainya) jika ingin beternak Gurami.
Gurame bule dan belang juga tidak jarang dijumpai. Bagi yang suka rumit-rumit, dalam kepengurusan partai kerajaan dunia hewan, ikan ini diklasifikasikan sbb:
Klas: Pisces Sub klas: Teleostei Ordo: Labyrinthici Sub ordo: Anabantoidae Famili: Anabantidae Genus: Osphronemus Species: Osphronemus gouramy (Lacapede)
Buku mengenai ikan GURAMI
Buku-buku yang saya baca umumnya buku berbahasa Indonesia, kadang merasa haru melihat kenyataan bahwa buku yang bermutu, ditulis dengan penuh dedikasi, dan dijual dengan harga yang terjangkau. Salut saya kepada para penulis buku, sehingga walaupun saya tidak mengenalnya secara langsung saya pada kesempatan ini mengucapkan terimakasih. Saya cantumkan harga buku tersebut pada Maret 2000
· Budi Daya Ikan Gurame oleh Heru Susanto, Penerbit Kanisius harga sekitar Rp. 9300
· Petunjuk Praktis Budi Daya Ikan Gurami oleh Heri Respati dan Budi Santoso, Penerbit Kanisius harga sekitar Rp. 4000
· Membudidayakan Gurami Secara Intensif oleh Harsono Puspowardoyo dan Abbas Siregar, penerbit Kanisius harga sekitar 5600
· Memelihara Ikan Bersama Ayamoleh Kusno, penerbit Penebar Swadaya, seri perikanan XXIII/197/89 harga sekitar 3800
· Usaha Budidaya Ikan GURAMIoleh Taufiq Rusdi, CV Simplex – Jakarta, harga sekitar Rp. 5000
· Makanan Ikanoleh Ahmad Mujiman, penerbit Panebar Swadaya, seri perikanan – XV/83/87, harga sekitar Rp. 15.400
· Budidaya Ikan di Pekaranganoleh Heru Susanto, penerbit Panebar Swadaya harga sekitar Rp. 12350
· Memacu Pertumbuhan Guramioleh Zulkifli Jangkaru, penerbit Panebar Swadaya harga sekitar Rp. 9250
· Budidaya Ikan Guramioleh Maloedyn Sitanggang, penerbit Panebar Swadaya harga sekitar Rp. 6350


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

Sabtu, 17 September 2011

IWAN LIPPO CIKARANG SUKSES MENANGKARKAN CIBLEK


Anakan usia di bawah 10 hari diloloh sendiri

Setelah sukses menangkarkan murai batu, kemudian cucak hijau, kali ini Iwan Lippo Cikarang, kembali berinovasi dengan hobi ternaknya dengan mencoba menangkarkan jenis kicauan lainnya, yakni ciblek. Burung mungil ini termasuk kategori jenis kicauan yang tidak mudah dikembangkbiakkan. Karenanya, Iwan merasa tertantang untuk mencoba menangkarkannya.
Secara komersial, jenis ciblek pamornya memang tidak seperti jenis kicauan lainnya. Karenanya, harganya pun relatif  murah. Namun bukan itu yang menjadi prioritas Iwan untuk merealisasikan mengembangbiakkan ciblek di rumahnya.
Pada awal 2010 lalu, ia mengawali eksperimennya hanya dengan mengandalkan sepasang ciblek yang siap kawin. Sang jantan merupakan ciblek putih bekas burung lomba yang ia dapatkan dari Koh Hin Magelang. Sedangkan betinanya ciblek biasa, hijau berdada putih, yang ia dapatkan dari pasar burung.
Untuk mendapatkan anakan hasil penjodohan pasangan ciblek tersebut harus melalui beberapa proses.
Iwan mengalami sendiri berbagai kendala yang mempersulitnya untuk mendapatkan anakan pertama. Setelah menunggu beberapa lama, ternyata pasangan ini terlihat seperti tidak berjodoh. “Setelah berjodoh, kemudian betinanya bertelur. Nah, setelah menetas, anaknya malah langsung dibuang. Ini terjadi sampai tiga kali bertelur, anaknya selalu dibuang,” jelas Iwan, seperti diturukan kepada Agrobur, belum lama ini.


Memanfaatkan kandang murai batu

Kemudian, pada bulan Mei 2010, ia ganti betinanya. Hasilnya, pasangan baru ini berjodoh dan betinanya bertelur. Pada tanggal 6 Juni 2010, ketiga telur menetas. “Dari tiga yang menetas, satu ekor dibuang. Ternyata anak yang dibuang itu kondisinya memang kurang bagus. Selain fisiknya lebih kecil dibandingkan yang lainnya, kelihatannya memang tidak sehat,” jelasnya.
Dari anakan pertama, dua ekor anak ciblek yang selamat, saat ini sudah berusia sekitar hampir dua bulan dan terus berkembang hingga kini.
Anakan pertama dipastikan berkelamin jantan. Itu bisa dilihat dari ciri-cirinya, paruh berwarna hitam.
Setelah anakannya diangkat dan dipindahkan ke sangkar pembesaran, selanjutnya pasangan ini kembali berproduksi.
Pada tanggal 30 Juni 2010, betina kembali bertelur dan menetaskan dua ekor anakan. Keduanya berkembang baik hingga kini sudah berusia sebulan lebih.

“Saat ini pasangan ini sudah siap-siap berproduksi lagi,” katanya.
Iwan menambahkan, setelah anakan berusia seminggu, akan lebih baik jika diloloh oleh tangan. Walaupun risikonya kita harus meluangkan waktu banyak untuk selalu memantaunya. Karena anakan diberikan makanan hampir setiap jam. Makanan yang diberikan antara lain, voor, kroto dan jangkrik.
Karena jenis burung ini kecil, Iwan sempat kesulitan mendapatkan ring sebagai tanda hasil penangkarannya. la akhirnya bisa mendapatkan ring setelah secara khusus memesan kepada produsen ring ternama di Jakarta. “Karena ukurannya kecil, jarang ada ring untuk burung sekecil ciblek. Jadi akhirnya saya pesan khusus,” ujarnya.


Iwan bersama anak-anak

Idealnya anakan ciblek dipasangi ring saat berusia antara 10 sampai 15 hari atau sebelum burung lepas dari sarang. Karena, jika lebih dari 15 akan sulit memasangnya, sebab kakinya sudah membesar. Itu berdasarkan pengalamannya saat memasangkan ring pada anakan pertama.
“Anakan pertama saya pasang saat berusia di atas 15 hari, karena saya mendapatkan ringnya telat. Akibatnya, proses pemasangan agak susah,” ungkapnya.

Dari pengalamannya ini, Iwan kembali membuktikan bahwa ia sangat konsen terhadap pelestarian burung kicauan lokal. Sebelumnya, ia sukses menangkarkan cucak hijau dan mendapatkan ring 001 dari Pelestari Burung Indonesia (PBI). Kali ini pun, bisa jadi ia menjadi kicaumania pertama yang sukses menangkarkan ciblek.
“Namun kali ini saya kecewa terhadap PBI yang kurang merespon apa yang telah saya lakukan, di antaranya kesuksesan menangkarkan ciblek. Sampai akhinya saya memesan ring sendiri,” tuturnya.
Masalah ini pula yang akhirnya menyebabkan ia kemudian memutuskan keluar dari kepengurusan PBI Cabang Bekasi, belum lama ini.  Meski sudah keluar dari organisasi, namun komitmennya terhadap pelestarian akan tetap dilakoninya. Karena, semua ini ia lakukan atas dasar hobi. Tidak lebih dari itu.  (Sumber artikel dan foto: Agrobur)


GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards

Jumat, 16 September 2011

BUDIDAYA TERNAK JANGKRIK


Tulisan tentang budidaya atau ternak jangkrik ini merupakan update dari tulisan terdahulu, dengan penambahan pada analisis usaha terbaru berdasar penangkaran jangkrik yang dilakukan Astrik dan IPB.

1. SEJARAH
Dewasa ini pada masa krisis ekonomi di Indonesia, budidaya jangkrik (Liogryllus Bimaculatus) sangat gencar, begitu juga dengan seminar-seminar yang diadakan dibanyak kota. Kegiatan ini banyak dilakukan mengingat waktu yang dibutuhkan untuk produksi telur yang akan diperdagangkan hanya memerlukan waktu ± 2-4 minggu.
Sedangkan untuk produksi jangkrik untuk pakan ikan dan burung maupun untuk diambil tepungnya, hanya memerlukan 2-3 bulan. Jangkrik betina mempunyai siklus hidup ± 3 bulan, sedangkan jantan kurang dari 3 bulan. Dalam siklus hidupnya jangkrik betina mampu memproduksi lebih dari 500 butir telur.
Penyebaran jangkrik di Indonesia adalah merata, namun untuk kota-kota besar yang banyak penggemar burung dan ikan, pada awalnya sangat tergantung untuk mengkonsumsi jangkrik yang berasal dari alam, lama kelamaan dengan berkurangnya jangkrik yang ditangkap dari alam maka mulailah dicoba untuk membudidayakan jangkrik alam dengan diternakkan secara intensif dan usaha ini banyak dilakukan dikota-kota dipulau jawa.
2. SENTRA PERIKANAN
Telah diutarakan didepan bahwa untuk sementara ini, sentra peternakan jangkrik adalah dikota-kota besar dipulau jawa karena kebutuhan dari jangkrik sangat banyak. Sedangkan diluar pulau jawa sementara ini masih banyak didapatkan dari alam, sehingga belum banyak peternakan-peternakan jangkrik.
3. JENIS
Ada lebih dari 100 jenis jangkrik yang terdapat di Indonesia. Jenis yang banyak dibudidayakan pada saat ini adalah Gryllus Mitratus dan Gryllus testaclus, untuk pakan ikan dan burung. Kedua jenis ini dapat dibedakan dari bentuk tubuhnya, dimana Gryllus Mitratus wipositor-nya lebih pendek disamping itu Gryllus Mitratus mempunyai garis putih pada pinggir sayap punggung, serta penampilannya yang tenang.
4. MANFAAT
Jangkrik segar yang sudah diketahui baik untuk pakan burung berkicau seperti poksay, kacer dan hwambie serta untuk pakan ikan, baik juga untuk pertumbuhan udang dan lele dalam bentuk tepung.
5. PERSYARATAN LOKASI
  1. Lokasi budidaya harus tenang, teduh dan mendapat sirkulasi udara yang baik.
  2. Lokasi jauh dari sumber-sumber kebisingan seperti pasar, jalan raya dan lain sebagainya.
  3. Tidak terkena sinar matahari secara langsung atau berlebihan.
6. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
Menurut Farry, 1999, ternak jangkrik merupakan jenis usaha yang jika tidak direncanakan dengan matang, akan sangat merugikan usaha. Ada beberapa tahap yang perlu dilakukan dalam merencanakan usaha ternak jangkrik, yaitu penyusunan jadwal kegiatan, menentukan struktur organisasi, menentukan spesifikasi pekerjaan, menetapkan fasilitas fisik, merencanakan metoda pendekatan pasar, menyiapkan anggaran, mencari sumber dana dan melaksanakan usaha ternak jangkrik.
  1. Penyiapan Sarana dan PeralatanKarena jangkrik biasa melakukan kegiatan diwaktu malam hari, maka kandang jangkrik jangan diletakkan dibawah sinar matahari, jadi letakkan ditempat yang teduh dan gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi untuk kandang peneluran. Untuk menjaga kondisi kandang yang mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah dan diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun timbul, daun sukun dan daun-daun lainnya untuk tempat persembunyian disamping untuk menghindari dari sifat kanibalisme dari jangkrik. Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yang ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yang baik dan untuk menjaga kelembapan kandang. Untuk ukuran kotak pemeliharaan jangkrik, tidak ada ukuran yang baku. Yang penting sesuai dengan kebutuhan untuk jumlah populasi jangkrik tiap kandang.Menurut hasil pemantauan dilapangan dan pengalaman. peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30-50 cm, lebar 60-100 cm sedangkan panjangnya 120-200 cm. Kotak (kandang) dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, dan kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga. Untuk menghindari gangguan binatang seperti semut, tikus, cecak dan serangga lainnya, maka keempat kaki kandang dialasi mangkuk yang berisi air, minyak tanah atau juga vaseline (gemuk) yang dilumurkan ditiap kaki penyangga.
  2. Pembibitan
    1. 1) Pemilihan Bibit dan Calon IndukBibit yang diperlukan untuk dibesarkan haruslah yang sehat, tidak sakit, tidak cacat (sungut atau kaki patah) dan umurnya sekitar 10-20 hari. Calon induk jangkrik yang baik adalah jangkrik-jangkrik yang berasal dari tangkapan alam bebas, karena biasanya memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik. Kalaupun induk betina tidak dapat dari hasil tangkapan alam bebas, maka induk dapat dibeli dari peternakan. Sedangkan induk jantan diusahakan dari alam bebas, karena lebih agresif. Adapun ciri-ciri indukan, induk betina, dan induk jantan yang adalah sebagai berikut:
      1. Indukan:
        • sungutnya (antena) masih panjang dan lengkap.
        • kedua kaki belakangnya masih lengkap.
        • bisa melompat dengan tangkas, gesit dan kelihatan sehat.
        • badan dan bulu jangkrik berwarna hitam mengkilap.
        • pilihlah induk yang besar.
        • dangan memilih jangkrik yang mengeluarkan zat cair dari mulut dan duburnya apabila dipegang.
      2. Induk jantan:
        • selalu mengeluarkan suara mengerik.
        • permukaan sayap atau punggung kasar dan bergelombang.
        • tidak mempunyai ovipositor di ekor.
        • Induk betina:
        • tidak mengerik.
        • permukaan punggung atau sayap halus.
        • ada ovipositor dibawah ekor untuk mengeluarkan telur.
    2. Perawatan Bibit dan Calon Induk
Perawatan jangkrik yang sudah dikeluarkan dari kotak penetasan berumur 10 hari harus benar-benar diperhatikan dan dikontrol makanannya, karena pertumbuhannya sangat pesat. Sehingga kalau makanannya kurang, maka anakan jangkrik akan menjadi kanibal memakan anakan yang lemah. Selain itu perlu juga dikontrol kelembapan udara serta binatang pengganggu, yaitu, semut, tikus, cicak, kecoa dan laba-laba. Untuk mengurangi sifat kanibal dari jangkrik, maka makanan jangan sampai kurang. Makanan yang biasa diberikan antara lain ubi, singkong, sayuran dan dedaunan serta diberikan bergantian setiap hari.
3. Sistem Pemuliabiakan
Sampai saat ini pembiakan Jangkrik yang dikenal adalah dengan mengawinkan induk jantan dan induk betina, sedangkan untuk bertelur ada yang alami dan ada juga dengan cara caesar. Namun risiko dengan cara caesar induk betinanya besar kemungkinannya mati dan telur yang diperoleh tidak merata tuanya sehingga daya tetasnya rendah.
4. Reproduksi dan Perkawinan
Induk dapat memproduksi telur yang daya tetasnya tinggi ± 80-90 % apabila diberikan makanan yang bergizi tinggi. Setiap peternak mempunyai ramuan-ramuan yang khusus diberikan pada induk jangkrik antara lain: bekatul jagung, ketan item, tepung ikan, kuning telur bebek, kalk dan kadang-kadang ditambah dengan vitamin.
Disamping itu suasana kandang harus mirip dengan habitat alam bebas, dinding kandang diolesi tanah liat, semen putih dan lem kayu, dan diberi daun-daunan kering seperti daun pisang, daun jati, daun tebu dan serutan kayu.
Jangkrik biasanya meletakkan telurnya dipasir atau tanah. Jadi didalam kandang khusus peneluran disiapkan media pasir yang dimasukkan dipiring kecil. Perbandingan antara betina dan jantan 10 : 2, agar didapat telur yang daya tetasnya tinggi. Apabila jangkrik sudah selesai bertelur sekitar 5 hari, maka telur dipisahkan dari induknya agar tidak dimakan induknya kemudian kandang bagiab dalam disemprot dengan larutan antibiotik (cotrymoxale).Selain peneluran secara alami, dapat juga dilakukan peneluran secara caesar. Akan tetapi kekurangannya ialah telur tidak merata matangnya (daya tetas).
5. Proses kelahiran
Sebelum penetasan telur sebaiknya terlebih dahulu disiapkan kandang yang permukaan dalam kandang dilapisi dengan pasir, sekam atau handuk yang lembut. Dalam satu kandang cukup dimasukkan 1-2 sendok teh telur dimana satu sendok teh telur diperkirakan berkisar antara 1.500-2.000 butir telur. Selama proses ini berlangsung warna telur akan berubah warna dari bening sampai kelihatan keruh. Kelembaban telur harus dijaga dengan menyemprot telur setiap hari dan telur harus dibulak-balik agar jangan sampai berjamur. Telur akan menetas merata sekitar 4-6 hari.
6. Pemeliharaan
1. Sanitasi dan Tindakan Preventif
Seperti telah dijelaskan diatas bahwa dalam pengelolaan peternakan jangkrik ini sanitasi merupakan masalah yang sangat penting. Untuk menghindari adanya zat-zat atau racun yang terdapat pada bahan kandang, maka sebelum jangkrik dimasukkan kedalam kandang, ada baiknya kandang dibersihkan terlebih dahulu dan diolesi lumpur sawah. Untuk mencegah gangguan hama, maka kandang diberi kaki dan setiap kaki masing-masing dimasukkan kedalam kaleng yang berisi air.
2. Pengontrolan Penyakit
Untuk pembesaran jangkrikn dipilih jangkrik yang sehat dan dipisahkan dari yang sakit. Pakan ternak harus dijaga agar jangan sampai ada yang berjamur karena dapat menjadi sarang penyakit. Kandang dijaga agar tetap lembab tetapi tidak basah, karena kandang yang basah juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit.
3. Perawatan Ternak
Perawatan jangkrik disamping kondisi kandang yang harus diusahakan sama dengan habitat aslinya, yaitu lembab dan gelap, maka yang tidak kalah pentingnya adalah gizi yang cukup agar tidak saling makan (kanibal).
4. Pemberian Pakan
Anakan umur 1-10 hari diberikan Voor (makanan ayam) yang dibuat darikacang kedelai, beras merah dan jagung kering yang dihaluskan. Setelah vase ini, anakan dapat mulai diberi pakan sayur-sayuran disamping jagung muda dan gambas. Sedangkan untuk jangkrik yang sedang dijodohkan, diberi pakan antara lain : sawi, wortel, jagung muda, kacang tanah, daun singkong serta ketimun karena kandungan airnya tinggi. Bahkan ada juga yang menambah pakan untuk ternak yang dijodohkan anatar lain : bekatul jagung, tepung ikan, ketan hitam, kuning telur bebek, kalk dan beberapa vitamin yang dihaluskan dan dicampur menjadi satu.
5. Pemeliharaan Kandang
Air dalam kaleng yang terdapat dikaki kandang, diganti setiap 2 hari sekali dan kelembapan kandang harus diperhatikan serta diusahakan agar bahaya jangan sampai masuk kedalam kandang
7. HAMA DAN PENYAKIT
  1. Penyakit, Hama dan Penyebabnya
Sampai sekarang belum ditemukan penyakit yang serius menyerang jangkrik. Biasanya penyakit itu timbul karena jamur yang menempel di daun. Sedangkan hama yang sering mengganggu jangkrik adalah semut atau serangga kecil, tikus, cicak, katak dan ular.
  1. Pencegahan Serangan Hama dan Penyakit
Untuk menghindari infeksi oleh jamur, maka makanan dan daun tempat berlindung yang tercemar jamur harus dibuang. Hama pengganggu jangkrik dapat diatasi dengan membuat dengan membuat kaleng yang berisi air, minyak tanah atau mengoleskan gemuk pada kaki kandang.
  1. Pemberian Vaksinasi dan Obat
Untuk saat ini karena hama dan penyakit dapat diatasi secara prefentif, maka penyakit jangkrik dapat ditekan seminimum mungkin. Jadi pemberian obat dan vaksinasi tidak diperlukan.
8. PANEN
  1. Hasil Utama
Peternak jangkrik dapat memperoleh 2 (dua) hasil utama yang nilai ekonomisnya sama besar, yaitu: telur yang dapat dijual untuk peternak lainnya dan jangkrik dewasa untuk pakan burung dan ikan serta untuk tepung jangkrik.
  1. Penangkapan
Telur yang sudah diletakkan oleh induknya pada media pasir atau tanah, disaring dan ditempatkan pada media kain yang basah. Untuk setiap lipatan kain basah dapat ditempatkan 1 sendok teh telur yang kemudian untuk diperjual belikan. Sedangkan untuk jangkrik dewasa umur 40-55 hari atau 55-70 hari dimana tubuhnya baru mulai tumbuh sayap, ditangkap dengan menggunakan tangan dan dimasukkan ketempat penampungan untuk dijual.
9. PASCAPANEN …
10. ANALISIS EKONOMI BUDIDAYA
Dalam analisis usaha ini, pada tulisan sebelum saya lakukan revisi adalah hitungan berdasar kondisi tahun 1999. Untuk data terbaru, berikut ini saya turunkan tulisan dari blog sutanmuda.wordpress.com yang menyajikan langkah langkah-langkah budi daya jangrik yang dikembangkan Astrik Indonesia dan IPB.
Membuat kandang
1. Kandang terbuat dari kayu tripleks atau kardus bekas berukuran 100cm x 60cm x 30cm bisa menampung 4.000 ekor jangkrik. Dan kotak ini bisa digunakan 4-5 kali. Atap kandang dilapisi koran atau daun kelapa/daun pisang/daun jati/daun tebu/serabut kelapa.
2. Bahan yang dibutuhkan:
-lakban licin coklat 4 buah
-lem kertas putih 4 buah
-serbuk gergaji 2 plastik
-lis kayu/bambu 40+40
3. Pendukung pertumbuhan atau rumah jangkrik adalah tempat merambat dan nangkring jangkrik berupa empat lengkungan baik besar dan delapan lenkungan kecil yang dibentuk seperti kerangka besi sebuah payung.
Penetasan telur
1. Telur jangkrik dimasukkan ke dalam kain lembab. Telur akan menetas 2-3 hari kemudian. Setiap 400 gram telur akan menghasilkan 80 kg jangkrik umur 35 hari (1 kg jangkrik kurang lebih 1.000 ekor).
2. Bahan yang dibutuhkan:
-Kain tetas 2 buah/dus atau per kandang
-Nampan 2 buah/dus atau per kandang
-Pasir
-Sprayer
-Kertas koran bekas
-Paket telur jangkrik yang berisi telur 400 gram/paket
3. Cara menetaskan:
-Taruh 20 gram telur (1-2 sendok/dus atau per kandang)
-Telur diangin-anginkan terlebih dahulu sekitar 1/2 jam
-Cuci pasir dengan air panas dan letakkan di atas nampan
-Nampan diisi pasir (lembab)
-Siapkan kain tetas dan lembabkan dengan percikan air
-Taruh kain tetas di atas nampan
-Taburkan telur merata di kain tetas
-Tutup telur dengan melipat kain tetas
-Tutup kain tetas dengan kertas koran lembab
-Jaga kelembaban kain tetas (disemprot tiap hari)
Pemeliharaan dan pembesaran
1. Pada proses pembesaran, jangkrik diberi pakan yang cukup baik yaitu pakan pelet buatan Astrik dan sayuran (wortel, gambas, daun katuk, daun pepaya, sawi, dan lainnya).
2. Pemberian sayuran mengikuti ketentuan berikut masa pertumbuhan hari ke-1 sampai ke-10 sebanyak 2 kali/hari, hari ke-11 sampai ke-30 (1 kali/2 hari) dan masa pertumbuhan lebih dari 30 hari tidak diberi pakan sayur.
3. Tahapan pemberian pakan sayuran:
-Cuci dan tiriskan sayuran
-Iris tipis sayuran yang sudah tiris
-Angin-anginkan sekitar lima menit
-Pakai alas lebih baik ketika menganginkan
-Buang sisa sayuran yang tidak dimakan sebelum diganti sebaiknya sore hari
4. Sedangkan untuk minuman diberikan dalam pasir basah
Bahan pakan dan minum
1. Pakan
-Dibutuhkan 6 kg pakan per dus/kandang sampai panen
-Berikan sesuai kebutuhan
-Pakan hendaknya habis tiap hari
-Pemberian pakan dua kali sehari
-Pakan diletakkan di tengah kotak
-Pakai alas lebih baik
-Di atap rumah jangkrik (semprot terlebih dahulu)
-Pakan buatan Astrik diletakkan tipis merata (tidak menggunung).
2. Minum
Masa Pertumbuhan 1-10 hari minuman diberikan di:
-Spon/busa dibasahi dalam wadah/nampan beralas pasir atau kain di tengah kotak
-Semprot atap rumah jangkrik
-Kontrol pakan dua kali sehari
Masa Pertumbuhan lebih dari 10 hari minuman diberikan di:
-Nampan penetasan yang diisi kerikil dan air
-Tambah air kalau kurang
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam budi daya jangkrik kalung:
1. Jangkrik tumbuh kerdil karena bibitnya buruk atau suhu kandang lebih dari 30 derajat C
2. Kanibalisme atau saling memakan antarjangkrik disebabkan kurang makanan/sayur, kurang minum, atau kurang rumah/persembunyian
3. Jangkrik mencret diakibatkan makanan tak teratur dan suhu yang kurang baik.
4. Hati-hati terhadap perangkap yang menyebabkan jangkrik meloloskan diri dan tidak nyaman seperti lakban terbuka, ada lubang lakban, air tergenang, lubang pinggir dinding, dan lubang kecil untuk kabur
5. Penting membersihkan kandang sebelum digunakan kembali dengan kuas/sikat gigi bekas, semprot dengan larutan sirih atau desinfektan, lalu jemur di sinar matahari langsung selama dua hari
Tahap panen dan pemasaran
Jangkrik bisa dipanen pada umur 35 hari yaitu ketika sudah bersayap. Panenan jangkrik (yang sehat, tidak ada luka atau anggota badan lepas) bisa diantar sendiri ke Bagian Pemasaran Astrik Indonesia. Di Bogor bisa diantar ke Padepokan Jangkrik Gedung AP4, Kampus IPB Darmaga. No telpon yang bisa dihubungi 021-381215, 085217306479, 0811119407, 0811117836.
Tinjauan ekonomi
Dengan modal awal Rp 1,4 juta, petani bisa memulai usaha beternak jangkrik. Modal awal tersebut digunakan untuk kandang, telur, pakan, dan biaya persiapan lainnya (Belum termasuk biaya pengangkutan dan pendampingan):
-Kotak (20 buah) Rp 200.000
-Telur 400 gr Rp 240.000
-Pakan 120 kg Rp 900.000
-Beban oven Rp 50.000
-Biaya administrasi Rp 10.000
-Total Rp 1.400.000
Penghitungan keuntungan per 80 kg jangkrik hasil panenan yang dijual Rp 30.000 per kilogram:
-Penjualan 80 kg jangkrik Rp 2.400.000
-Modal Rp 1.400.000
-Biaya pengangkutan satu paket Rp 100.000
-Keuntungan Rp 900.000
  1. Gambaran Peluang Agribisnis
Penggunaan pestisida yang selama ini didapati pada lahan-lahan pertanian merupakan salah satu penyebab berkurangnya populasi jangkrik, demikian juga penangkapan jangkrik dialam yang dilakukan selama ini membuat penurunan drastis jumlah populasinya.
Dengan alasan-alasan tersebut dan naiknya permintaan jangkrik, maka peternak tidak membiarkan begitu saja kesempatan untuk memperoleh keuntungan dengan membudidayakan jangkrik dengan intensif karena dengan waktu yang relatif singkat untuk memelihara jangkrik sudah mendapat keuntungan yang berlipat ganda.
Dengan semakin banyaknya peternak-peternak jangkrik ini, permintaan untuk telur jangkrik semakin besar juga, jadi banyak peternak yang hanya memproduksi telur jangkrik karena resikonya lebih kecil dan lebih cepat lagi mendapatkan laba untuk sekitar 25-30 hari, dibandingkan proses pembesaran sampai dengan 3 bulan.
11. DAFTAR PUSTAKA
  1. Anonim, Bisnis Telur Jangkrik, Info Peluang No. 33, Edisi 1 Juli 1999
  2. ———-, Beternak Jangkrik Ala Samin, Info Agribisnis Trubus No.354, Edisi Mei 1999
  3. ———-, Jangkrik Peliha Untuk Tangkar, Info Agribisnis Trubus No. 355, Edisi Juni – 1999.
  4. ———-, Langkah Demi Langkah Beternak Jangkrik Produktif, Info Agribisnis Trubus-No. 356, Edisi Juli 1999.
  5. Adihendro, Rahasia Beternak Jangkrik, Ardy Agency, Jakarta, 1999.
  6. Arnett, Russ H., Jr. and Richard L. Jacques., Jr, Guide To Insects ( New York : Simon – and Schuster Inc., 1981)
  7. Borror, Donald J., Charles A. Triplehorn, Norman F. Johnson, Pengenalan Pelajaran -
  8. Serangga, Edisi 6, terjemahan Soetiyono Partosoedjono ( Yagyakarta; Universitas-Gajah Mada Press, 1992 ).
  9. Paimin B. Farry dan Pudjastuti L.E, Sukses Beternak Jangkrik, Penebar Swadaya, Jakarta, 1999.
12. KONTAK HUBUNGAN
  1. Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan – BAPPENAS Jl.Sunda Kelapa No. 7 Jakarta, Tel. 021 390 9829 , Fax. 021 390 9829
  2. Kantor Menteri Negara Riset dan Teknologi, Deputi Bidang Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, Gedung II BPPT Lantai 6, Jl. M.H.Thamrin No. 8, Jakarta 10340, Indonesia, Tel. +62 21 316 9166~69, Fax. +62 21 310 1952, Situs Web: http://www.ristek.go.id
Sumber : Proyek Pengembangan Ekonomi Masyarakat Pedesaan, Bappenas. Bahan update dari sutanmuda.wordpress.com.

budidaya jangkrik (2312), budi daya jangkrik (173), cara ternak jangkrik (140), beternak jangkrik (104), budidaya jangkrik 2011 (78), ternak jangkrik 2011 (63), Peluang Usaha Budidaya Jangkrik (46), cara beternak jangkrik (36), kandang jangkrik (32), ternak uler (31), ternak jangkrik (24), tepung jangkrik (23), bisnis jangkrik (22), bisnis jangkrik 2011 (22), cara budidaya jangkrik (21), pakan jangkrik (21), peluang usaha peternakan 2011 (21), usaha paling menguntungkan 2011 (20), cara peneluran jangkrik (16), berternak jangkrik (15), pakan jangkrik yang bagus (15), langkah langkah budi daya jangkrik (15), cara menetaskan telur jangkrik (13), budidaya jangrik (13), www budidaya jangkrik (12), jangkrik 2011 (12), MAKALAH TENTANG JANGKRIK (12), jangkrik (11), kandang ternak jangkrik (11), usaha budidaya jangkrik (11), pembibitan jangkrik (11), cara membuat tepung jangkrik (11), usaha peternakan (11), pengusaha jangkrik (10), cara mengawinkan jangkrik (10), makanan jangkrik (9), budidayajangkrik (9), budidaya yang paling menguntungkan (9), Jangkrik bertelur (9), pemasaran jangkrik 2011 (9), cara membuat kandang jangkrik (9), pembesaran jangkrik (9), bisnis pakan burung (8), budidaya paling menguntungkan (8), ukuran kandang jangkrik (8), penampungan jangkrik (8), proses pembuatan tepung jangkrik (7), cara berternak jangkrik (7), proses penetasan jangkrik (7), Pengolahan jangkrik (7), budidya jangkrik (7), Cara Penetasan telur Jangkrik (7), Analisa usaha jangkrik (7), pemanfaatan jangkrik (6), penetasan telur jangkrik (6), bibit jangkrik (6), caraternak jangkrik (6), indukan jangkrik (6), peternakan jangkrik (6), cara memproduksi jangkrik (6), budidaya jangkring (6), budidaya jankrik (6), cara budi daya jangkrik (6), jangkrik alam (6), JANGKRIK PETELUR (6), www budidaya jangkrik com (6), ternak paling menguntungkan (6), jumlah kaki jangkrik (6), peluang usaha jangkrik (6), contoh proposal usaha ternak jangkrik (5), situs jamgkrik (5), usaha jangkrik (5), Budidaya jangkerik (5), telur jangkrik (5), cara pembibitan jangkrik (5), www budidaya jangrik (5), cara pembuatan kandang jangkrik (5), ternak yang paling menguntungkan (5), budidaya telur jangkrik (5), cara buat kandang jangkrik (5), pembiakan jangkrik (5), pembuatan kandang jangkrik (4), telur jangkrik semarang (4), proposal usaha jangkrik (4), budi daya jangkrek (4), ternakkroto@yahoo co id (4), tempat bertelur jangkrik (4), buddaya jangkrik (4), ternakjangkrik (4), caraternak jangkrik dengan mudah (4), Cara menelurkan jangkrik (4), BISNIS TELUR JANGKRIK (4), Cara menghasilkan telur jangkrik (4), ternak jangkrik semarang (4), tempat ternak jangkrik (4), cara praktis beternak jangkrik (4), budidaya jengkrik (4), kandang budidaya jangkrik (4), perawatan jangkrik (4), membuat tepung jangkrik (4), proposal budidaya jangkrik (4), budidaya uler kandang (4), analisa usaha ternak jangkrik (4), prospek bisnis jangkrik (4), pabrik tepung jangkrik (4), peluang bisnis jangkrik (4), ternak kroto (4), bududaya jangkrik (4), beternak yang menguntungkan alam (4), budidaya kroto rumahan (4), cara bikin kandang jangkrik (4), budidaya jangkrek (4), Tepung jangkrik 2011 (3), cara merawat jangkrik (3), budidaya cangkrik (3), cara ternak telur jangkrik (3), cara pengembang biakan jangkrik (3), cara membuat pakan Jangkrik (3), proposal jangkrik (3), budidaya jangkrik dan perawatan (3), tempat penjualan bibit jangkrik di semarang (3), budi daya ternak jangkrik (3), ternak jankrik (3), pengolahan tepung jangkrik (3), cara menetaskan telur jangkrik yang benar (3), makanan jangkrek yang baik (3), artikel jangkrik (3), prospek ternak jangkrik (3), mengawinkan jangkrik (3), kandungan jangkrik (3), jenis-jenis jangkrik (3), jenis jangkrik pakan burung (3), olahan jangkrik (3), Cara membudidayakan jangkrik (3), jangkrik dan pemasaran (3), www budidayajangkrik com (3), membuat kandang jangkrik (3), analisa usaha budidaya jangkrik (3), makanan dari jangkrik (3), manfaat jangkrik (3), manfaat jangkrik bagi kesehatan (3), sukses usaha jangkrik (3), khasiat kandungan gizi telur jangkrik (3), keuntungan berternak jangkrik (3), www cara menetaskan telor jangkrik (3), analisa budidaya jangkrik (3), analisa ternak jangkrik (3), cara memelihara jangkrik (3), pakan indukan jangkrik (3), ukm budidaya jangkrik (3), budi daya jangkrik semarang (3), Budaya jangkrik (3), cara berwirausaha jangrik (3), bididaya jangkrik (3), cara berternak jangkrek (3), cara memproduksi jangkrik dan guna jangkrik dalam bisnis (3), biaya ternak jangkrik (3), harga 1ekor jangjrik (3), budi daya jangkrik 2011 (3), pemanfaatan tepung jangkrik (3), cari bibit telur jangkrik (3), cara memilih indukan yg bagus dlm berternak jangkrik (3), CARA MEMBERI MAKAN JANGKRIK (2), cara mendapatkan telur jangkrik (2), cara membiakan jangkrik (2), sketsa pembuatan kandang buat budidaya jangkrik (2), cara menelurkan telur jangkrik (2), Cara mengolah jangkrik menjadi tepung jangkrik (2), produksi telur jangkrik (2), cara jual tepung jangkrik (2), Proposal Usaha Budidaya jangkrik (2), cara memberi pakan jangkrik ternak (2), cara membuat jangkrik (2), CARA MENGOLAH JANGKRIK MENJADI MAKANAN (2), cara memilih bibit angkrik (2), proposal peternakan jangkrik (2), cara membuat tempat jangkrik (2), cara membuat telur jangkrik (2), cara memilih jangkrik yg bagus utk di ternak (2), prosfek beternak jangkrik (2), cara telur jangkrik (2), prospek usaha jangkrik (2), setelah telur jangkrik menetas diberi pakan apa (2), proposal ternak jangkrik (2), CARA MEMBUAT KANDANG BUDI DAYA (2), cara membuat jangkrik bertelur (2), cara jangkrik bertelur (2), makanan jangkrik menurut pandangan masyarakat (2), Mengelolah jangkrik jadi makanan (2), merawat jangkrik (2), jenis jangkrik (2), jeni jangkrik (2), minyak jangkrik (2), obat obatan budidaya jangkrik (2), jangkrik pakan burung (2), Jangkrik com (2), jangkrik betina (2), Industri pengolahan kangkrik (2), industri jangkrik (2), induk jangkrik (2), hargatepung jangkrik (2), harga tepung jangkrik (2), Menerima Jangkrik Kuning/Karet (2), memilih indukan jangkrik (2), makalah budidaya jangkrik (2), kotak penetasan jangkrik (2), kliping usaha telur (2), kliping usaha budidaya ternak jangkrik (2), keuntunganternakjangkrik (2), keuntungan ternak jangkrik (2), Keuntungan budidaya jangkrik (2), keuntungan bisnis ternak jangkrik (2), mau budidaya jangkrik (2), media bertelur jangkrik (2), media penetasan telur jangkrik (2), media untuk yang bagus untuk menelurkan jangkrik (2), membuat indukan jangkrik (2), membuat telur jangkrik (2), panduan langkah awal budidaya jangkrik lengkap dengan gambar (2), guna jangkrik dalam bisnis (2), peneluran jangkrik (2), cara ternak jangkring (2), cara ternak jangkrik yang baik dan benar (2), pengertian peluang usaha peternakan (2), cara ternak jangkrek (2), cara ternak jangkerik (2), Cara produksi telur jangkrik (2), CARA PERKAWINAN JANGKRIK (2), cara perawatan setelah telor jangkrik menetas (2), pengusaha jangkrik sukses (2), cara pengembangbiakan jangkrik (2), cara penetasan jangkrik yg praktis (2), cara pembesaran jangkrik (2), perusahaan yang membutuhkan jangkrik (2), cara usaha jangkrik (2), cara2 berternak jangkrik (2), gambar telur jangkrik (2), gambar kandang untuk budidaya ternak jangkrik (2), peluan usaha beternak jangkrik (2), gambar kandang jangkrik peternakan besar (2), gambar jangkrik (2), gambar cara buat kandang budi daya jangkrik (2), gambar cara berternak jankrik (2), dimana cari bibit telur jangkrik (2), peluang usaha pakan burung (2), peluang usaha tepung jangkrik (2), contoh kandang jangkrik (2), contoh berbagai kandang jangkrik bersusun (2), Peluang maju bersama (2), pembuatan tepung jangkrik (2), populasi jangkrik (2), budidaya jangkrik semarang (2), www cara budi daya jangkrik (2), budi daya jengkrik (2), analisa keuntungan ternak jangkrik thn 2011 (2), bentuk kandang jangkrik (2), budidayajangkr (2), tempat penampungan jangkrik (2), www cara budidaya jangkrik (2), jangkrik usaha prorpect 2011 (2), analisa biaya ternak jangkrik 2011 (2), ternakjankrik (2), tempat budidaya jangkrik (2), alat serut kayu untuk kandang burung (2), bubidaya jangkrik (2), cara bertenak jangkrik (2), usaha ternak jangkrik (2), cara beternak cangkrik (2), beli tepung jangkrik (2), ternak uler kandang (2), budidaya jangkrik dari telur hingga dewasa (2), vidio kandang jangkrik (2), ternak jangkrik sederhana (2), budidaya jangkrik alam (2), budidaya jangkik (2), budidaya jangjrik (2), askrindo (2), budidaya janggrik (2), budidaya jengkerik (2), bdidaya jangkrik (2), budidaya jangkrik di semarang (2), Budidaya kroto dengan cara sederhana (2), apa makanan jangkrik (2), ternak paling mengutungkan (2), analisis usaha jangkrik (2), budi jangkrik (2), alat pengolah jangkrik jadi serbuk (2), usaha bisnis jangkrik (2), telur jangkrik semarang 2011 (2), alamat pengepul tepung jangkrik (2), cara bikin kandang penetas telur (2), beternak paling menguntungkan (2), budidaya jang krik (2), usaha perikanan paling menguntungkan 2011 (2), cara buat tepung jangkrik (2), www ternak jangkrik com (2), alamat budidaya jangkrik semarang (2), cara budidaya ternak jangkrik (2), usaha peternakan yang menguntungkan (2), bisnis peternakan yang paling menguntungkan 2011 (2), tahapan budidaya jangkrik (2), bisnisjangkrik (2), Tahapan Pemberian pakan jangkrek setelah menetas (2), ukuran kandang jangkrik untuk indukan (2), usaha jamgkrik menguntungkan (2), pasar jangkrik (1), pabrik pengolahan jangkrik (1), video cara ternak jangkrik (1), pabrik pengolahan cicak (1), Pabrik pengolahan jangkrik 2011 (1), pasar jangkrik 2011 (1), video tata cara budidaya jangkrik (1), vitamin ternak jangkrik (1), vidio ternak kroto (1), umur penetasan telur cecak (1), untung mana pembesaran jangkrik atau pembenihan jangkrik (1), vidio budidaya kroto secara intensif (1), modal ternak jangkrik 2011 (1), nilai giz jangkriki dari (1), usaha agar jangkrik tidak mati (1), nutrisi makanan jangkrik (1), pabrik yang membutuhkan jangkrik (1), pasar jangkrik november 2011 (1), pasar jangkrik di bali (1), video ternak jangkrik (1), video cara peneluran jangkrik (1), pabrikyang menerima jangkrik (1), pakan budidaya jangkrik (1), usaha peternakan telur serangga (1), usaha tetas telur jangkrik (1), pakan+jangkrik+dewasa (1), usaha ternak paling menguntungkan (1), pakan TERNAK PALING MENGUNTUNGKAN (1), pakan jangkrik burung (1), usaha sukses jangkrik 2011 disemarang (1), pakan ternak jangkrik yang paling bagus (1), pakan jangkrik yang baguz (1), pakan jangkrik yang bsgus (1), pakan terbaik jangkrik (1), usaha yang paling menguntungkan 2011 (1), video budidaya jangkrik (1), panduan lengkap budidaya jangkrik (1), usaha pembesaran jangkrik (1), usaha jangrik (1), pakan dan makanan jangkrik (1), pakan dasar terbaik buat jangkrik (1), video cara memelihara jangkrik (1), panduan berternak jangkrik (1), usaha pemeliharaan jangkrik (1), video cara bertenak jangkrik yang mudah (1), panduan lengkap budidaya jangkrik 2011 (1), PALING BAIK BETERNAK APA 2011 (1), pakan ternak jangkrik (1), makanan jangkrik umur 1 mingu (1), manfaat ikan buat burung (1), Www pemiharan jangkrik (1), manfaat jangkrik alam (1), manfaat jangkrik bagi ikan gurame (1), www pembersihan kandang jangkrik (1), manfaat jangkrik bagi tanaman (1), manfaat jangkrik untuk industri (1), manfaat jangrik buat ayam (1), www PABRIK PENGOLAHAN TEPUNG JANGKRIK (1), www manfaat jangkrik com (1), manfaat jankrik buat makanan burung (1), manfaat kumbang sungut panjang untuk masyarakat (1), manfaat telur jangkrik (1), Makanan untuk jangkrik petelur (1), www jangkrik petelur (1), Manfaat tepung jangkrik (1), masa panen jangkrik alam (1), manfaat bulu ayam untuk pakan ikan (1), manfaat budidaya cicak (1), wwwbudidaya jangkrik (1), Makanan jangkrik untuk buat telur jangkrik (1), makanan jangkrik usia 1-10 hari (1), makanan jangkrik yang ada di alam? (1), WWW VIDEO TERNAK JANGKRIK COM (1), makanan jangkrik yang bagus (1), www tempat peternak jangrik (1), makanan jangkrik yang hasilnya bagus (1), makanan jengkrik (1), makanan olahan bahan jangkrik (1), Makanan Sayuran Beternak Jangkrik (1), makanan sehat buat jangkrik (1), makanan terbaik buat jangkrik (1), makanan untuk budidaya jangkrik (1), makanan untuk jangkrik (1), www peternak jangkrik com (1), manfaat air cabe untuk jangkrik petelur (1), www jangkrik kita com (1), www harga jangkrik com (1), www budi daya jangkrik com (1), mencari kerja sama ternak jangkrik di bali (1), mendapatkan kualitas telur jangkrik (1), mendesain tempat beternak jangkrik (1), www berternak jangkrik (1), menetaskan telur dg caramudah murah (1), menetaskan telur jangkrik (1), www 1 ekor jangkrik bertelur berapa butir (1), wirausahawan sukses pengembang biakan ternak (1), Mengembangkan biakan jangrik (1), mengkawinkan jangkrik (1), mengolah jangkrik (1), mengolah telur jangkrik (1), WARNA TLUR JANGKRIK (1), mengolah tepung jangkrik (1), merawat indukan jangkrik (1), vitamin untuk ternak jangkrik (1), memilih kroto yang baik (1), www budi daya jangrik com (1), www caraternakjangkrik com (1), www cara menangkar indukan jangkrik (1), media jangkrik (1), media jangkrik bertelur (1), media tempat bertelur jangkrik (1), media untuk bertelur budidaya jangkrik (1), mem buat telur jangkrik (1), membuat bibit jangkerik (1), www cara beternak jangkrik com (1), www cara beternak com (1), Www budidayajangkrik go id (1), membuat media budidaya jangkrik (1), membuat tempat budidaya jangkrik (1), membuat tempat ternak jangkrik (1), Www budidayajangjrik go id (1), memelihara jengkrik (1), www budidaya jangkerik (1), metode pembuatan tepung jangkrik (1), uler kandang (1), terima telur jangkrik (1), teoung jangkrik (1), proposal bisnis ternak jangkrik (1), proposal budidaya burung (1), tentang budidaya jangkrik (1), tempat utk indukan jangkrik (1), proposal pembudidayaan jangkrik (1), tempat pembiakkan jangkrek (1), tempat pemasaran jangkrik (1), PROPOSAL USAHA BUDI DAYA PALA (1), Tempat jual beli bibit jangkrik kawasan semarang jawa tengah indonesia (1), tempat jangkrik bertelur (1), tempat jangkrik bertelor (1), proposal usaha peternakan jangkrik (1), proposal usaha ternak jangkrik (1), proposal wirausah ternak jangkrik (1), temapt ternak jangrik (1), tepung cangkrik (1), propek bisnis jangkrik (1), terima jangkrik (1), perawatan telur jangkrik (1), PERBANDINGAN JANGKRIK JANYAN DAN BETINA SAAT DITERNAK (1), permintaan jangkrik (1), terima anakan jangkrik (1), peternak jangkrek (1), peternak jankrik (1), peternak telor jangkrik alam (1), tepung jangkrik untuk pakan lele (1), Peternakan jangkrik 2011 (1), produk berbahan dasar jangkrik (1), pengembangbiakan jangkrik (1), PRODUKSI JANGKRIK TINGGI (1), tepung jagung untuk makanan jangkrik (1), produsen makanan dari jangkrik (1), produsen pakan ternak dan burung (1), proses cicak dari telur hingga dewasa (1), proses jangkrik menetas (1), telur jangkrik 2011 (1), tehnik penetasan telur jangkrik (1), tebudidaya jangkrik (1), Pusat budidaya jangkrik (1), TATACARA TERNAK JANGKRIK (1), rincian biaya budidaya jengkrik (1), satu sendok telur jangkrik (1), tatacara budidaya jangkerik (1), tata cara ternak jangkrik (1), siklus hidup jangkrik (1), tata cara mengembangbiakan jangkrik (1), siklus hidup jangkrik karet (1), tata cara memproduksi jangkrik dan guna jangkrik dalam bisnis (1), tata cara budidaya jangkrik (1), tata cara berternak jangkrik (1), tahapan usaha yang menguntungkan (1), tahapan pemeliharaan ternak (1), tehnik ternak jangkrik fase induk (1), Prospek Jangkrik 2011 (1), proses usaha jangkrik (1), prosesjangkrik bayi hingga dewasa (1), telorjangkrik (1), telor kangkrik (1), telor jangkrik (1), prosfek ternak jangkrik (1), prospek beternak jangkrik (1), teknik ternak jangkrik petelur (1), teknik ternak jangkrik petelor (1), teknik mengawinkan jangkrik (1), teknik membuat makanan jangkrik (1), teknik membuat indukan jangkrik bertelur dan perbandingan induk (1), prospek budidaya jangkrik (1), teknik dan tata cara beternak jangkrik (1), teknik budidaya kroto (1), tekhnik beternak jangkrik (1), Tahapan beternak jangkerik (1), perawatan indukan jangkrik (1), peluang bisnis jangkrik di indonesia (1), tips praktis beternak jangkrik (1), peluang usaha ternak jangkrik paling menjanjikan (1), peluang usaha ternak yang direkomendasikan dijateng (1), Tips pemeliharaan anakan jangkrik (1), Tips pakan buat jangkrik petelur (1), pemasaran hewan jangkrik (1), Tips merawat jangkrik agar hasilnya bagus (1), pemasaran jangkrik tahun 2011 (1), tips memilih indukan jangkrik yang bagus (1), pemasaran telur jangkrik (1), pemasaran tepung jangkrik (1), Tips bubidaya jangkrik (1), pembesaran jangkrik dari telur hingga dewasa (1), tip beternak jangkrik (1), pembuatan kandang jangkrek (1), TernakJangkrik com (1), peluang usaha ternak jangkrik (1), tips usaha pakan burung (1), ukuran kandang untuk pemeliharaan jangkrik (1), Peluang budidaya apakah yg paling menjanjikan sekarang (1), peluang budidaya jangkrik (1), Ukuran kandang peneluran jangkrik (1), ukuran kandang jengkrik (1), peluang dalam usaha beternak jangkrik (1), peluang jangkrik ukm (1), PELUANG KROTO (1), peluang peternakan jangkrik (1), peluang ternak jangkrik (1), peluang usaha beternak jangkrik (1), udidaya jangkrik (1), tumbuhan yang terbaik untuk makanan jangkrik (1), tujuan membudidayakan anakan alam (1), Peluang usaha jual makanan burung (1), tips2 agar jangkrik tidak mati (1), ternakan jangkrik (1), ternak yang paling menjanjikan (1), pembuatan tepung jangkrik untuk pakan ikan (1), Ternak jangkrik secara sederhana (1), ternak jangkrik di jateng (1), Pengusaha binatang jangkrik indonesia (1), ternak jangkrik dan pemasaranya (1), ternak jangkrik alam (1), ternak jangkik (1), pengusaha peternak jangkrik (1), ternak ikan apa yang paling menguntungkan (1), Penjual bibit jangkriu di semarang (1), penjual jangkrik jantan di (1), Ternak apa yg paling menguntungkan? (1), ternak apa yang paling menjanjikan (1), PENJUALAN JANGJRIK (1), penternakan cengkerik 2011 (1), peper tentang peternakan jangkrik (1), peralatan untuk ternak jangkrik (1), pengolahan jangkrik com (1), telur jangkrik karet (1), ternak yang paling menguntungkan dan mudah (1), pemilihan bibit untuk ternak jangkrik (1), penambpungan jangkrik (1), penetasan jangkrik lwt tanah (1), penetasan telor jangkrik (1), ternak makanan jangkrik (1), ternak jengkrik (1), pengadilan agama sleman (1), Ternak jangkrik yang baik dan benar (1), pengembang biakan jangkrik (1), wwwCara beternak jangkrik com (1), pengepul cacing sutera (1), pengepul hewan jangkrik (1), pengepul jangkrik semarang (1), pengguna tepung jangkrik (1), ternak jangkrik yang bagus (1), terima tepung jangkrik (1), cara beternak jangkrik untuk peluang usaha (1), burung paling menguntungkan (1), BURUNG LEMBU-LEMBU (1), burung hantu jawa (1), budisaya jangkrik (1), budinya jangkrik (1), budidaya_jangkrik (1), Budidayajangjrik (1), budidayah jankerik com (1), budidayah jangkrik (1), budidayah ikan gurami (1), cara agar jangkrik bertelur (1), cara awal ternak jangkrik (1), cara beternak jangkrik secara intensif (1), cara beternak jangkrik nak (1), cara beternak jangkrik dari bibit indukan (1), cara beternak jangkrik dan kandangnya (1), cara beternak jangkrik dan gambar (1), cara berternakjangkrik (1), Cara berternak jangkrik dan cara mendapatkan bibit jangkrik (1), CARA BERTERNAK JANGKREK 2010 (1), cara bertelujangkrik (1), Cara bertani singkat menanam jagung (1), budidaya/bibit jangkrik (1), Budidaya telor jangkrik (1), budidaya jangkrik mulai dari induk (1), BUDIDAYA JANGKRIK MENGUNTUNGKAN (1), budidaya jangkrik dan makanan jangkrik (1), Budidaya jangkrik dan cara mendapatkan bibit yg baik serta pemasarannya (1), budidaya jangkrik bersama ukm (1), budidaya jangkrik 2011 pembuatan kandang (1), budidaya jangkri (1), budidaya jamgkrik (1), budidaya indukan jangkrik (1), budidaya dan makanan olahan jangkrik (1), budidaya jangkrik pakan burung (1), budidaya jangkrik sederhana (1), budidaya lele jangkrik (1), budidaya kangkrik (1), budidaya jengkrek (1), budidaya jankrik 2011 (1), budidaya jangkriok (1), BUDIDAYA JANGKRIL (1), budidaya jangkrik] (1), budidaya jangkriko (1), budidaya jangkrik \ (1), budidaya jangkrik untuk pakan burung (1), budidata jangkrik (1), cara menentukan tempat pembibitan (1), cara membuat telor jangkrik (1), cara membuat kotak penetasan jangkrik (1), cara membuat kandang untuk beternak jangkrik (1), cara membuat kandang budidaya jangkrik (1), cara membuat kandang bubidaya jangkrik (1), cara membuat jangkring berbunyi (1), cara membuat jangkrik mjd serbuk (1), cara membuat jangkrik bertelor (1), cara membuat box pembibitan jangkrik (1), Cara membuat bibit jangkrik (1), cara membudidaya hewan jangkrik (1), cara membudidaya sawi (1), cara menelurkan ternak jangkrik (1), cara mendapat telur jangrik (1), cara mencegah jangkrik mati (1), cara mencari indukan jangkrik (1), cara menawinkan jangkrik agar bertelur (1), cara menangkarkan jangkrik (1), cara memproduksi jangkrik serta guna jangkrik dalam bisnis (1), cara memperbanyak telor jangkrik (1), Cara memilih telur jangkrik yang bagus (1), cara memilih kroto yang baik / bagus (1), cara memberi pakan jangkrik yang baik (1), cara mambuat kandang jangrik (1), CARA BUDI DAYA JANGKRIK INDUKAN (1), cara buat kripik lele (1), cara buat kotak ternak jangkrik (1), cara buat kandang jamgkrik (1), cara bikin tepung jangkrik buat pakan ternak (1), cara bikin tepung jangkrik (1), cara bikin tepung cangkrik (1), cara beternek ayam petelur (1), cara beternak jangkring yang baik (1), cara beternak jangkrik yg benar (1), cara budi daya jangktik (1), cara budi jangkrik (1), cara lengkap budidaya jangkrik (1), cara cara ternak jangkrik (1), cara cara jangkrik petelur (1), cara budidaya uler kandang (1), cara budidaya telor jangkrik (1), Cara budidaya kroto sederhana (1), cara budidaya jangkrik yg ekonomis (1), cara budidaya jangkrik yang baik (1), cara budidaya jangkrik sedehana (1), cara budidaya jangkrek (1), Cara beternak jangkrik yang benar (1), budidaa jangkrik (1), berbisnis jangkrik 2011 (1), bagaimana caranya bertelor jngkrek (1), bagaimana budidaya jangkrik (1), Bagaimana budi daya Jangkrik (1), b udidaya jangkrik (1), asosiasi perdagangan jangkrik (1), artikel tentang pembudidayaan jangkrik sbg makanan burung? (1), artikel pemasaran jangkrik (1), artikel cara betarnak jangkrik (1), artikel berternak jangkrik (1), apakah jangkrik dapat diternakan (1), bagaimana mendapatkan indukan jangkrik (1), bahan dan cara ternak jangkrik (1), berapa lama telur cicak menetas secara alami? (1), berapa hari telur jangrik menetas (1), berapa 1 ekor jangkerik betina bertelor? (1), bentuk kandang ternak jangkrik (1), bentuk jangkring (1), beli telur jangkrik alam (1), beli jangkrik 2011 (1), bahan yang dibutuhkan untuk membuat kandang jangkrik (1), bahan pembuatan kandang jangkrik (1), bahan pakan jangkrik (1), apakah indukan jangkrik harus mencari di alam bebas (1), apa usaha ternak yang sangat menguntungkan dan mudah? (1), alat pengolah tepung jangkrik (1), alamat pngusaha budidaya jangkrik di semarang (1), alamat peternak jangkrik semarang (1), Alamat penjual bibit jangkrik 2011 wilayah semarang (1), alamat pengepul jangkrik (1), alamat pabrik tepung jangkrik (1), alamat budidaya jangkrik di semarang (1), alamat budidaya jangkrik (1), agen keripik jangkrik (1), agar kualitas telur jangkrik baik (1), almt budi daya jngkrik semrang (1), analisa biaya pengambang biakan kroto (1), apa saja olahan berternak jangkrik (1), analisis usaha beternak kroto (1), analisis ternak jangkrik (1), analisis budidaya jangkrik (1), analisis bisnis ternak jangkrik (1), Analisa Tepung daun pisang kering untuk pakan ternak (1), analisa keuntungan budidaya jangkrik (1), analisa budi daya jangkrik (1), analisa buat tepung ikan 2011 (1), analisa bisnis daun pisang (1), 1 jangkrik betina bisa bertelur berapakah (1), budida jangkrik (1), bubdidaya jangkrik (1), Buat kandang Ternak jangkrik (1), buat kandang jangkrik (1), bisnis usaha pakan burung (1), BISNIS TERNAKPALING MENGUNTUNGKAN (1), bisnis ternak yg menjanjikan (1), bisnis ternak yang menjanjikan 2011 (1), bisnis ternak jangkrik sebagai makanan burung (1), bisnis pengembang biakan jangkrik (1), bisnis paling menguntungkan 2011 (1), BUBIDAYA LELE (1), budi daya (1), budibaya janglrik (1), budibaya jangkrik (1), budi daya uler kandang (1), budi daya ternak cangkrik (1), budi daya kroto di kotak/kandang (1), budi daya jankrik (1), budi daya jangkring (1), Budi daya jangkrik untuk makanan burung (1), budi daya jangkrik info 2011 (1), budi daya angkrik (1), Bisnis pakan burung dan burung bahan (1), bisnis jangkrik sebagai olahan makanan (1), biaya beternak jangkrik (1), beternek jangktik cara membuat kandang jangkrik (1), beternek jangkrik (1), beternak kroto (1), beternak jengkerik (1), beternak jangrik (1), beternak jangkrik masih menguntungkan gak (1), Beternak jangkrik Com (1), berwira usaha makanan yang sering dibeli orang? (1), bertani yang paling menguntungkan (1), bibit budidaya jangkrik (1), bibit cangkrik (1), bisnis jangkrik pasaran di jual berapa (1), Bisnis janggkrik (1), bisnis budidaya yang menguntungkan (1), bisnis budidaya paling menguntungkan mudah (1), bikin tepung cangkrik (1), bikin kandang jangkrik dari semen (1), bibitbetina ikan gurami (1), Bibit jangkrik yang bagus (1), bibit jangkrik jateng (1), bibit jangkrik com (1), beritanda (1), CARA MENETASKAN JANGKRIK (1), kandang jangkerik (1), jika cicak bertelur berapa lama telurnya itu akan menetas (1), jenis voor untuk pakan jangkrik (1), jenis jenis pemanfaatan jangkrik (1), jenis jangkrik yang biasa dipelihara#p (1), jenis jangkrik ternak (1), jangrik com (1), jangkring ternak (1), jangkrik yg praktis (1), budi daya jangkerik (1), jangkrik untuk pakan burung (1), jual bibit jangkrik semarang (1), Jual bibit jangkrik umur 10-20 (1), kandang budidaya ternak jangkrik (1), kandang beternak jangkrik (1), jumlah telur jangkrik dalam kandang (1), jumlah telur cicak sekali menetas (1), jumlah telur cicak (1), Jumlah indukan jantan dan betina dalam berternak jangkrik (1), jual tepung jangkrik (1), jual telur jangkrik di semarang jateng (1), jual jangkrik indukan (1), jual jangkrik alam 2011 (1), jangkrik untuk indukan (1), jangkrik untuk induk lele (1), informasi tentang cara memproduksi jangkrik dan guna jangkrik dalam bisnis (1), informasi peternak jangkrik jateng (1), informasi penjualan telur jangkrik (1), informasi alamat peternak jangkrik di jateng (1), INFO MAKANAN JENGKRIK (1), info budidaya jangkrik 2011 (1), Industri Pengolahan Jangkrik (1), Homemade Smoke Machine (1), harga jangkrik november 2011 (1), harga bibit jangkrik 2011 (1), informasi tentang pemasaran jangkrik (1), jamgkrik com (1), jangkrik peternak (1), jangkrik penyakit (1), JANGKRIK peneluran (1), jangkrik pakan ikan (1), jangkrik mati bisa dijual (1), jangkrik karet (1), jangkrik industri (1), jangkrik induk betina (1), jangkrik askrindo (1), jangkerik com (1), Gryllus Mitratus dan Gryllus Testaclus (1), makanan jangkrik ternak (1), makalah jangkrik (1), makalah bahan pakan tepung jangkrik (1), macam-macam budidaya jangkrik (1), Macam dan syarat pakan jangkrik (1), LANGKAH PEMBUATAN TELUR JANGKRIK (1), langkah berternak jangkrik (1), langkah awal bertani yg menguntungkan (1), Lamanya telur ular menetas secara alami (1), kulit jagung muda untuk binatang ternak jangkrik (1), kualitas jangkrik yang bagus (1), makalah memelihara jangkrik (1), makalah mengenai jangkrik (1), makanan jangkrik daun (1), makanan jangkrik bertelur (1), makanan jangkrik alam yang masih bayi ? (1), makanan indukan jangkrik (1), makanan buat ternak jangkrik (1), Makanan buat budidaya jangkrik (1), makanan alami buat jangkrik (1), makan jangkrik yang bagus (1), makalah tehnik bididaya tanaman kedelai (1), makalah peternakan jangkrik (1), kriteria tepung jangkrik (1), kotak untuk budidaya jangkrik (1), kebutuhan jangkrik untuk pakan ternak (1), kebutuhan budidaya jangkrik (1), kasiat telur jangkrek (1), kandungan gizi jangkrik (1), KANDANGternak jangkrik (1), kandang perkawinan jangkrik (1), kandang penetasan telur jangkrik (1), kandang jangkrik yang baik (1), Kandang jangkrik indukan (1), kandang jangkrik dari tembok (1), kegunaan binatang jangkrik dan pemasarannya (1), kegunaan jangkrik (1), kliping cara beternak jangkrik (1), kiat usaha ternak jangkrik (1), Khasiat telur jangkrik (1), Khasiat gizi telur jangkrik (1), khasiat dan cara meramu jangkrik jadi obat (1), keunggulan jangkrik di alam bebas (1), kerjasama bisnisjangkrik (1), keripik jangkrik (1), Kenapa jangkrik budidaya mudah mati? (1), Kegunaan jankrik (1), kandang jangkrik budidaya (1), gizi jangkrik untuk pakan ikan (1), cara ternak jangkrik praktis (1), Cara Pengembang biakan Bandeng (1), cara penetasan telor jangrik (1), cara penetasan telor jangkrik (1), cara pemeliharaan jengkrik (1), cara pemeliharaan jangkrik (1), cara pembuatan tepung pasar jangkrik (1), cara pembuatan tepung jangkrik (1), Cara Pembibitan Ternak Jangkrik (1), cara pembibitan telur jangkrik (1), cara pembiakan jangkrik (1), cara pengolahan jangkrik (1), cara pengolahan jangkrik menjadi serbuk jangkrik untuk dijual (1), cara ternak jangkrik pakan burung (1), cara ternak jangkrik fase produksi telur (1), Cara ternak jangkrik dari awal (1), cara ternak jangkrik budidaya (1), cara ternak jangkrik 2011 (1), cara ternak jangkrek dan gmba (1), cara ternak cangkrik (1), cara reproduksi jangkrik (1), Cara rawat Telur jangkrik (1), cara perawatan setelah telur jangkrik menetas (1), cara pemasaran jangkrik 2011 (1), cara pemasaran jangkrik (1), cara mengolah jangkrik untuk pakan ikan (1), cara mengolah jangkrik jadi makanan (1), cara menglolah jangkrik (1), cara mengembangbiakkan jangkrik (1), cara mengembangbiakan jangkrik (1), Cara mengawinkan karet yang masih kecil (1), cara mengawinkan jangkrik secara alami (1), cara mengawinkan induk jangkrik (1), CARA MENGASIH PAKAN UNTUK PETERNAK JANGKRIK (1), cara menetaskan telur jangkrik dengan media pasir (1), Cara mengolahh jangkrik (1), cara meningkatkan kanibalisme pada jangkrik (1), cara mudah dan murah beternak jangkrik (1), cara mudah beternak jangkrik (1), cara mghasilkan telor jangkrik (1), Cara merawat telur jangkrik (1), Cara merawat kandang jangkrik (1), Cara merawat jangrik (1), cara merawat jangkrik yang benar (1), cara merawat Jangkrik yang baik (1), cara merawat indukan jangkrik (1), Cara menjual tepung Jangkrik (1), CARA MENETASKAN TELOR JANGKRIK ALAM (1), gimana cara ternak jangkrik (1), Fase induk jangkrik (1), eluang usaha budidaya jangkrik (1), ekosistem serangga jangkrik (1), design kandang serangga (1), daur hidup jangkrik (1), daun jati untuk pakan ternak (1), data jumlah pemintaan jangkring di Indonesia (1), dara ternak jangkrik (1), cra budidaya jangkrik (1), cr ternak kangkrik (1), fase pembibitan jangkerik (1), fase uler kandang (1), gimana cara supaya telor jangkrik bagus (1), gambarkandangjangkrik (1), gambar ternak kroto rumahan (1), gambar kandang ternak jangkrik (1), gambar kandang jangkrik (1), gambar jangkrik karet (1), gambar daur hidup jangkrik (1), gambar dan ukuran kandang jangkrik (1), foto jangkerik (1), foto cara beternak kroto (1), contoh proposal peternakan jangkrik (1), contoh makalah (1), caraternak jengkrik (1), Caramembuatpakanjangkrik (1), cara-cara berternak jangkrik (1), cara uler kandang (1), CARA TERNAKJANGKRIK (1), cara ternak uler pakan burung (1), cara ternak uler kandang (1), cara ternak kroto budidaya secara intensif (1), cara ternak jengkrik (1), cara ternak jangkrik#vr:i=0 (1), caraternakjangkrik (1), Cari bibit jangkrik (1), contoh kandang penampungan jangkrik (1), CONTOH GAMBAR TERNAK KROTO (1), contoh gambar kandang jangkrik (1), contoh gambar jangkrik (1), contoh box budidaya jangkrik (1), contoh - contoh gambar kandang untuk ternak jangkrik (1), ciri-ciri telor jangkrik yang bagus (1), ciri-ciri jengkrik bertelor (1), cicak bertelur (1), cari cara ternak jangkrik (1), cara ternak jangkrik yg simpel (1)

GUNAKAN SEARCH ENGINE INI UNTUK MENEMUKAN ARTIKEL ANDA :
Loading
Logitech Keyboards
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...